Advertisement

Tumpang-tindih, Transfer, Kasus Sulit, Kelas-kelas ini jarang dapat dibatasi dengan jelas: di dalam ba­hasa di mana padanan donne ‘memberi’ berfungsi sebagai penunjuk fungsi (“pada”, “untuk”) dan sebagai predikat, biasanya terdapat se­kumpulan monem yang digunakan sebagai penunjuk fungsi tanpa pernah digunakan sebagai predikat dan sebaliknya. Dalam bahasa Perancis, kelas “adjektiva” ciri penggunaannya sebagai predikat (“atribut” disertai “kopula” atau verba etatis) dan penggunaannya se­bagai determinator leksikal (“epitet”). Tetapi, monem-monem ke­lompok itu dapat digunakan dengan semua fungsi yang diduduki kelas “substantiva”. Jadi, terdapat penumpangtindihan. Di samping itu, di sini dapat pula dibedakan penggunaan yang merupakan hasil Blips yang masih dirasakan sebagai Blips (di mana (dokumen) otentik­nya?) dan unsur-unsur yang melesap masih dapat segera ditemukan. Ada pula kasus di mana benar-benar terjadi perpindahan dari satu kategori ke kategori yang lain (otentik tanah). Dari hal ini kita dapat berbicara tentang transfer.

Tidak selalu mudah untuk membedakan dengan jelas dua situasi bahasa berikut ini: di satu pihak sebuah verba dan sebuah substantiva memiliki kata dasar yang sama dan tanpa konteks tidak dapat dibeda­kan artinya: dalam bahasa Inggris, fish dilafalkan secara sama di dalam a fish dan to fish. Makna “ikan” dan “mencari ikan” jelas ber­hubungan, namun jelas bahwa seandainya fish merupakan satuan yang sama, I fish berarti “saya ikan” “saya berperilaku seperti ikan” dan bukan “saya memancing”. Di lain pihak, monem yang sama dapat digunakan sebagai predikat, satu sebagai ekspansi dari predikat, perbedaan makna yang tertangkap di setiap penggunaan merupakan basil langsung ‘dan sinkronis dari pengaruh konteks dan fungsi yang berbeda. Hal itu terjadi pada bahasa-bahasa di mana misalnya kaki disebut dengan suatu bentuk yang di dalam konteks lain akan dipahami sebagai “ia berjalan”, atau misalnya dalam baha­sa Kalispel, bahasa Indian di Washington, pohon disebut es-sit, ben­tuk yang di dalam konteks lain bermakna “ia berdiri tegak”. Tentu saja di sini kita berhadapan dengan satuan bahasa yang sama karena di dalam bahasa-bahasa itu, berbeda dengan kaidah bahasa Perancis, suatu unsur bahasa yang tertentu, tanpa berubah identitas, mungkin berfungsi sebagai predikat atau sebagai ekspansi predikat.

Advertisement

Advertisement