Advertisement

Struktur Kasar dari Kayu, CIRI—CIRI makroskopik sebilah kayu dapat dipahami jika dihubungkan dengan pertumbuhan pohon. Langkah awal yang baik ialah mengamati pohon yang berasal dari biji pada akhir tahun pertama pertumbuhannya. Pada usia ini, bagian pohon di atas tanah terdiri atas batang utama yang berakhir pada kuncup ujung dan sepanjang batang itu terdapat sejumlah kuncup lateral pada ketiak daun. Selama tahun pertama pertumbuhannya, batang akan memperpanjang diri karena kegiatan meristem ujung, dan memperbesar diri karena kegiatan kambium pembuluh; selapis felem mungkin telah terbentuk langsung di bawah permukaan batang, karena adanya perkembangan dan kegiatan felogen. Batang akan membesar pada pangkalnya, karena kambium pembuluhnya lebih dulu berkembang di bagian ini dan akan membentuk lebih banyak kayu daripada di bagian yang lebih dekat ke ujung batang. Karena itu akan jelas bahwa batang kayu akan berbentuk kerucut yang sangat memanjang, terbuka pada ujungnya, kemudian bergabung dengan meristem ujung, dan berongga di pangkalnya akibat adanya empulur.

Pada kebanyakan pohon, kegiatan meristem pucuk dan kambium pembuluhnya secara periodik bergantung pada pergiliran musim panas dan musim dingin (di daerah iklim sedang) atau musim hujan dan musim kemarau (di daerah tropik). Penghentian pertumbuhan setelah suatu jangka waktu pertumbuhan aktif biasanya tampak pada perkembangan kayu dengan adanya garis pertumbuhan yang jelas. Pada musim pertumbuhan kedua itu, pemanjangan dan pembesaran batang berlanjut serta sebuah kerucut kayu yang baru akan terbentuk di atas puncak kerucut yang timbul pada tahun pertama. Kejadian ini akan terus berulang pada musim berikutnya, sehingga jika dimisalkan ada satu musim pertumbuhan tiap tahun, maka pada akhir tahun kelima akan ada lima kerucut, yang satu berada di dalam yang lain, dengan empulur berjalan ke atas di tengah-tengah kerucut itu. Pada taraf ini pohon akan mempunyai struktur seperti tampak pada   7.1. Diagram ini sangat disederhanakan, sebab tidak ada satu pun cabang yang di : adapun pembentukan cabang akan diuraikan kemudian pada bab ini juga. Walaupun susunan kerucut-kerucut ini selalu ada dan pada beberapa pohon, terutama pada waktu kecil, kerucut itu melancip, pangkal batang pada kebanyakan pohon dewasa malahan berbentuk tugu, sebab kerucutnya itu sangat panjang dan sempit (  7.2).

Advertisement

Jika sebatang pohon muda dipotong melintang, kerucut-kerucutnya akan terlihat sebagai satu seri lingkaran konsen-trik, selama waktu sisa tahun itu. Sebaliknya informasi mengenai pertumbuhan pohon tropik langka sekali dan hanya pada beberapa jenis diketahui bahwa lingkaran tahun, jika ada. terjadi secara musiman. Walaupun usia sebatang pohon dapar diperkirakan dengan cara menghitung lingkaran tumbuhnya. beberapa hal masih harus diperhatikan. Pertama, yang sering dilupakan, ialah bahwa perhitungan lingkaran itu harus dilakukan pada bagian pangkal batang, sehingga termasuk kerucut tahun pertama, yaitu di bawah ketinggian yang dicapai oleh pohon yang berasal dari biji pada tahun pertarna pertumbuhannya. Hal kedua yang harus diingat ialah bahwa dua lingkaran tumbuh mungkin akan terbentuk dalam satu tahun. Kadang-kadang terjadi bahwa kekeringan atau gug daun yang terlalu awal (yang mungkin disebabkan ol serangan ulat) akan menyebabkan kambium tidak aktif pa awal pertumbuhan lingkaran tumbuh ini. Jika pertumbuh kambium mulai lagi, gangguan pertumbuhan ini akan terlu secara tak tentu dalam struktur kayunya, yang mungkin ak dianggap sebagai lingkaran tumbuh, dan disebut lingkar palsu (  7.5). Lingkaran tumbuh palsu ini kurang jel tampaknya dibandingkan dengan lingkaran tumbuh asli, ak tetapi akan mudah termasuk ke dalam perhitungan lingka tumbuh, jika perhitungan-perhitungan itu dilakukan ol orang yang belum berpengalaman. Hal ketiga yang ha diperhatikan, terutarna pada pohon-pohon dewasa, ial bahwa suatu claerah kambium dapat tidak berfungsi sel satu tahun atau lebih, dan sebelum kambium itu menjadi ak kembali tidak akan terbentuk kayu baru di daerah Lingkaran tumbuh yang dibentuk oleh tetangganya berben tak sinambung dan bergabung menjadi lingkaran tua p daerah yang tidak aktif. Seandainya perhitungan lingkaran melalui daerah yang lingkarannya tak sinambung, m perkiraan usianya akan kurang daripada usia sesungguhn

Lebar lingkaran tumbuh sangat bervariasi. Yang pa ekstrem ialah pada konifer muda yang cepat tumb kadang-kadang lingkaran tumbuhnya sampai selebar 1 sebaliknya ada suatu catatan mengenai kasus tumbuhan ke alami, yaitu Picea sitchensis (cemara Sitka) yang pada umur tahun mempunyai batang berdiameter hanya 2 cm, yang cm-nya berisi 100 lingkaran tumbuh. Lebar lingkaran turn pada umumnya ditentukan oleh kecepatan tumbuh; terlebar akan terbentuk pada keadaan pertumbuhan optim Kecepatan tumbuh ini sebagian merupakan sifat turunan sebagian dipengaruhi oleh faktor lingkungan terdekat dengan pOhon itu, misalnya naungan, air, suhu, dan tanah. Beberapa Pohon, seperti Guaiacum officinale (lignum vitae) tumbuhsedangkan yang lain, misalnya 0 chroma lagopus balsa) tumbuh sangat cepat. Untuk jenis pohon tertentu penambahan lebar lingkaran tumbuh secara mendadak sering menunjukkan bahwa tumbuhan tetangganya telah tumbang atau dipindahkan, sehingga dengan hilangnya kompetisi pohon itu dapat tumbuh jauh lebih cepat.

Advertisement