Advertisement

SINTEMATIK – Komposisi dan Derivasi Bukanlah Ekspansi, Proses yang disebut dengan istilah “komposisi” dan “derivasi”, dalam beberapa hal, dapat dianggap sebagai bentuk khusus dari eks­pansi. Namun, sering kali, proses itu menghasilkan monem-monem yang tidak dapat dideskripsikan sebagai hasil penambahan sebuah unsur pada sebuah monem “yang tidak mengubah hubungan timbal balik dan fungsi unsur-unsur yang sudah ada sejak awal”: jika jalan diganti dengan jalan raya, di dalam kalimat anak-anak mengejar layang-layang dijalan, kita tetap berada dalam kondisi ekspansi yang khas, karena penambahan rincian pelengkap tidak mengubah urutan ujaran maupun hakekat hubungan timbal balik dari unsur-unsurnya. Demikian pula halnya jika saya ganti siswa dengan mahasiswa di dalam kalimat is siswa baru. Penghilangan monem-monem tambah­an, raya dan maha tidak akan menimbulkan kesulitan. Halnya akan berbeda jika saya mencoba menghilangkan sebuah monem dari kom­posisi matahari atau dari derivasi pekerjaan di dalam ujaran saya ti­dak tahan matahari dan mereka rnenyelesaikan pekerjaan, dari mata dan hari dan dari kerja dan pe-an jelas tidak terjadi ekspansi, artinya penambahan sintagmatis pada ujaran yang ada, namun penciptaan di luar konteks dari suatu satuan baru. Sebenarnya, juga tidak ada ekspansi ketika digunakan komposisi seperti jalan raya dan derivasi seperti mahasiswa: sebenarnya kita memilih antara jalan dan jalan raya seperti kita memilih antara jalan dan lorong, antara mahasiswa dan siswa seperti antara siswa dan cantrik. Namun, sebaliknya dari yang terjadi pada matahari dan pekerjaan, tidak ada yang menen­tang bahwa komposisi dan derivasi itu muncul dalam bentuk eks­pansi, karena jalan raya dibayangkan sebagai jalan juga tetapi jenis jalan yang khusus yang ditandai oleh penambahan raya. Jelas bahwa penggunaan siswa besar merupakan pilihan yang sama khasnya dengan mahasiswa, meskipun besar dapat diinterpretasikan sebagai ekspansi dari siswa. Jadi, dapat dikatakan bahwa ada kasus-kasus komposisi dan derivasi yang tidak mungkin disangkal berasal dari eks­pansi dan ada kasus lain di mana hal itu tidak mungkin terjadi. Bagi kasus yang pertama, kita dapat menyebutnya komposisi dan derivasi endosentris, yang mengingatkan kita bahwa tindakan timbal balik unsur-unsur yang hadir tidak mempengaruhi hubungan antara him­punan itu dengan unsur yang di luar himpunan itu: mengganti seg­men jalan dengan jalan raya memang mengubah segmen itu, namun tidak mengubah hubungannya dengan unsur luar. Sedangkan sintag­ma tipe matahari, pekerjaan, disebut komposisi dan derivasi ek­sosentris: pendampingan kedua unsur menghasilkan hubungan baru dengan unsur yang terdapat di luar komposisi dan derivasi itu.

Komposisi endosentris sering kali dihasilkan oleh apa yang di­sebut pembekuan (6.20): di dalam bahasa Perancis, sintagma jeune fille ‘perawan’ masing-masing unsurnya tetap memiliki maknanya yang penuh, hadir bersama dengan pembekuan jeune fi/le ‘perawan muda’ yang bersama pembekuan lain vieille fine ‘perawan tua’ me­rupakan sebutan bagi bujangan berkelamin betina. Juga terjadi pem­bekuan apabila, di dalam kalimat elle a l’air gentille ‘ia nampaknya ramah’, terjadi persesuaian adjektiva bukan dengan air tetapi dengan elle karena di sini avoir l’air diperlakukan sebagai padanan “sem­bler” (‘kelihatannya’).

Advertisement

Di antara pembekuan terdapat komposisi preposisional seperti peinture a l’huile ‘cat minyak’ atau ‘Armee de l’air ‘Angkatan Udara’, yang sejajar dengan komposisi sejenisnya seperti moulin a vent ‘kincir angin’ atau Armee de terre ‘Angkatan Darat’, di mana ketidakhadir­an artikel justru menonjolkan adanya skema komposisi.

Advertisement