PROSES PEMBUATAN KOREK API

adsense-fallback

PROSES PEMBUATAN KOREK API – Suatu alat pembuat berupa batang ter­buat dari kayu atau karton dengan satu ujung disalut dengan suatu campuran bahan kimia yang mudah me­nyala. Bila kepala korek api itu digoreskan pada suatu permukaan kasar atau permukaan khusus, campuran bahan kimia akan menyala. Permukaan khusus itu biasanya dipasang pada sisi-sisi kotak korek api.

adsense-fallback

Dalam tahun 1780 sekelompok kimiawan Perancis men uat lilin fosfor atau korek eter, berupa lipatan kertas yang dibubuhi fosforus kuning dan disimpan dalam tabung kedap tanpa oksigen. Bila tabung dipe­cah, fosforus kuning akan terbakar oleh udara.

Dalam tahun 1827 John Walker, apoteker Inggris, membuat korek dengan kepala berupa stibium sulfida, kalium klorat, gom Arab, dan kanji. Korek ini dinya­lakan dengan menggoreskannya pada amplas.

Korek api yang dapat digoreskan di mana saja (awal 1830-an) mula-mula mengandung fosforus un­sur. Asap fosforus ini ternyata merupakan racun yang berbanaya dan dapat mengakibatkan kejang rahang yang menimbulkan kematian. Pada akhir abad ke-19, fosforus kuning ini digantikan oleh fosforus ses- kuisulfida (PzS3).

Korek api dalam bahasa Inggris pada umumnya disebut safety matches, artinya korek api yang aman, yakni aman terhadap kebakaran maupun keracunan. Korek api ini hasil rekaan Gustav E. Pasch, ahli kimia Swedia, dalam tahun 1845. Korek api ini diproduksi secara komersial oleh J.E. Lundstrom dalam tahun 1855. Fosforus amorf (merah) dicatkan pada sisi ko­tak. Kepala korek apinya sendiri mengandung kalium klorat, mangan dioksida, dan tepung kaca, yang dile­katkan dengan gom arab dan perekat lain. Yang lazim beredar di Indonesia adalah korek api jenis aman, yakni yang memerlukan permukaan khu­sus untuk penggoresan. Permukaan ini terbuat dari suatu senyawa fosforus dan pasir. Kepala korek api­nya mengandung kalium klorat.

Batang yang terbuat dari jenis-jenis kayu lunak atau karton diolah dengan bahan kimia tertentu (misalnya larutan natrium silikat) agar bila terbakar berhenti sebagai arang (tidak terus menjadi abu). Selanjutnya batang dicelupkan parafin yang nanti akan meneruskan nyala dari kepala korek api ke kayu atau karton, dan kemudian dicelupkan dalam campur­an kimia yang akan membentuk kepala korek. Kepala korek ini dapat diberi penyalut tipis agar tak terkena kelembapan selama penyimpanan.

Korek api dapat dibuat dari selembar karton yang dibelah-belah dan kemudian dilipat. Korek api model buku (book matches) ini sering disediakan di hotel, restoran, dan tempat wisata, sebagai fasilitas dan sara­na iklan. Hobi mengumpulkan korek api jenis ini mengasyikkan dan banyak penggemarnya.

 

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback