Advertisement

Predikat Nomina dalam Bahasa-bahasa Bersubjek, Di dalam bahasa-bahasa di mana kombinasi subjek-predikat se­cara formal wajib, kecuali kasus di mana situasi mencukupi untuk ak­tualisasi, konstruksi-konstruksi tertentu yang lazim, praktis diciutkan perannya menjadi aktualisator predikat yang sebenarnya. I tulah yang terjadi di dalam bahasa Perancis, dengan it y a ‘ada’ yang secara for­mal terdiri dari sebuah subjek it dan sebuah monem predikatif a. Analisis itu secara sinkronis benar di dalam hal kalimat it y a son ar­gent (dans Bette banque) ‘dia ada uang di situ (di bank itu)’. Lafal dari it y a ‘ada’, dalam ragam akrab sekali pun, adalah /il i (j)a/. Na­mun, di dalam kalimat it y a des gens sur la place ‘ada beberapa orang di lapangan itu’, it y a ‘ada’ hanya mengantar predikat riil gens ‘orang’ dan lazimnya dilafalkan /ja/. Demikian pula halnya dengan void, voila ‘inilah’ (yang berasal dari vois ci ‘lihat ini’, vois /ci ‘lihat itu’) yang sebenarnya hanya merupakan aktualisator dari predikat yang mengikutinya.

Advertisement
Advertisement