PERTUMBUHAN SEKUNDER DALAM MONOKOTIL

48 views

PERTUMBUHAN SEKUNDER DALAM MONOKOTIL, Dalam tumbuhan monokotil, tidak terdapat pertumbuhan sekunder dan seluruh bagian tumbuhan terdiri atas jaringanjaringan primer. Meskipun demikian batang beberapa monokotil berkayu (khususnya Agave, Aloe, Dracaena, Pandanus, dan Yucca) mengalami penebalan sekunder, dan karena ikatan pembuluh batang-batang monokotil tidak mempunyai kambium pembuluh, penebalan tersebut disebabkan oleh pembentukan kambium khusus yang bertabiat lain daripada•ambium pembuluh yang mencirikan batang-batang dikotil. Kambium monokotil timbul dalam jaringan dasar yang terletak di luar dari daerah ikatan pembuluh primer, dan kemudian membelah ke arah tangensial (periklinal) sehingga erbentuk deretan sel-sel yang tersusun secara radial (  6-19). Hampir semua jaringan yang terbentuk demikian :erletak ke arah dalam kambium, dan sedikit jaringan yang erbentuk ke arah luar berkembang menjadi parenkima. Produk kambium ke dalam terdiri atas sebuah jaringan parenkima dasar (jaringan perantara) dan di sinilah ratan-ikatan pembuluh (yang strukturnya sama dengan ikatan pembuluh primer) berdiferensiasi. Perbatasan antara jaringanraringan primer dan sekunder jelas dapat dilihat. Perbedaannya :erletak pada susunan sel, yang pada parenkima jaringan dasar primer tidak teratur, sedangkan dalam parenkima jaringan perantara sekunder (tidak seperti sel-sel ikatan pembuluh sekunder) berupa deretan-deretan radial yang teratur. Ciri penting penebalan sekunder dalam monokotil adalah pembentukan silinder ikatan-ikatan pembuluh sekunder baru masing-masing terdiri atas xilem dan floem) yang tertanam dalam massa parenkima jaringan dasar. Sebaliknya ciri penting penebalan sekunder dalam dikotil adalah penyisipan silinder iaringan pembuluh (xilem sekunder di sebelah dalam dan floem sekunder sebelah luar) antara xilem dan floem primer ikatan-ikatan pembuluh.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *