Advertisement

Perkembangan Biji Sebagai Satuan Pemencaran

Perkembangan suatu satuan pemencaran yang sama sekali baru, yang disebut biji, menyangkut beberapa perubahan besa’r, dan seyogyanya dipisahkan antara perubahan yang terjadi di pihak betina dan perubahan yang terjadi di pihak jantan, walaupun keduanya itu tentu saja saling bergantungan.

Advertisement

Perubahan di pihak betina. Pada tumbuhan yang mula-mula muncul, untuk mempertahankan megasporanya mungkin gametofit betina itu sedikit banyak terbuka bebas. Game: jantannya mencapai arkegonium dengan jalan berenang lapisan air hujan atau embun dan mikrosporanya berkecam-bah pada sporangium betina. Dalam perjalanan evolusi tidak hanya gametofit betina tertahan selamanya di dalam megaspoStruktur majemuk yang terbentuk demikian adalah “suatu megasporangium berintegumen dan yang tak pecah ierta berisi satu megaspora fungsional’, dan struktur inilah, setelah sel telur yang berada di dalamnya dibuahi dan mulai 7erkembang menjadi tumbuhan embrio baru, yang dipencar-ian sebagai satuan pemencaran yang disebut biji. Oleh karena sebutir biji masak tersusun atas 3 generasi: jaringan diploid sari sporofit tetuanya (testa dan nuselus); jaringan haploid itau pada angiosperma triploid dari gametofit betina (endo-sperma); dan jaringan diploid dari sporofit anak (embrio).

Perubahan di pihak jantan. Sama pentingnya dengan perkembangan perawakan biji adalah transformasi gametofit jantan yang hidup bebas menjadi butir serbuk sari. Perubahan ini mencakup pengurangan ukuran mikrospora yang memungkinkan untuk dihasilkan dalam jumlah besar dan diangkut ke gametofit betina yang harus menyediakan perlengkapan untuk menerima mikrospora dalam ruang serbuk sarinya -pada gimnosperma) atau pada kepala putiknya yang reseptif pada angiosperma). Agar pembuahan terlaksana, sel telur yang dihasilkan oleh gametofit betina dalam megaspora yang tersimpan dalam megasporangium yang tertutup, mikrospora atau butir serbuk sari membentuk tabung serbuk sari untuk menembus jaringan di antaranya dan melepaskan garnet iantan yang dapat bergerak (pakis haji) atau inti garnet yang tak dapat bergerak (konifer dan angiosperma) di sekitar sel telur. Jadi pembuahan internal dengan tabung serbuk sari itu menghilangkan keharusan tersedianya air dari luar bagi proses ini, yang merupakan pembatas yang nyata dalam daur hidup tumbuhan darat.

Keberhasilan tumbuhan berbiji sebagai satu kelompok bagaimanapun berkaitan dengan perkembangan perawakan biji. Sulit untuk ditentukan keuntungan apa yang didapat oleh tumbuhan berbiji daripada tumbuhan lain, tetapi patut disadari bahwa biji itu lebih daripada hanya satuan pemencaran saja. Karena merupakan satu struktur yang bersel banyak, biji telah mampu mengembangkan berbagai struktur dan alat fisiologi yang tidak terdapat pada megaspora yang hanya bersel tunggal. Biji telah menjadi satuan pemencaran yang sangat efisien dan satuan tumbuh yang berlaku sampai kini.

Advertisement