Advertisement

UNIT TEACHING, Unit teaching sebagai teknik mengajar mempunyai pengertian yang khusus ialah teknik ini memberi kesempatan siswa belajar secara aktif dan guru dapat mengenal dan menguasai cara belajar secara unit. Jika tidak ada guru maka pengajaran dapat diatasi dengan adanya pengajaran unit. Unit teaching disebut juga pengajaran unit, atau pengajaran proyek, atau disebut pula unit begitu saja.

Pengajaran unit ini ada 3 pase:

Advertisement
  1. Pase perencanaan/permulaan.
  2. Pase pengerjaan unit.
  3. Pase kulminasi.

Pada pase perencanaan (a) guru membagi anak-anak di kelas menjadi beberapa kelompok. Kemudian membagi tugas sesuai dengan masalah yang akan dibahas diberikan kepada masing-masing kelompok. Setiap kelompok menunjuk pencatat laporan kemajuan dan hasil kerja kelompok. Guru menunjuk sumber-sumber yang dapat dipergunakan memecahkan masalah/ tempat dimana masalah itu harus diteliti. Menyarankan alatalat/sarana yang bisa dipakai dan cara bekerjanya.

Dalam pase pengerjaan unit (b). Siswa terjun kelapangan, belajar di perpustakaan, meneliti di laboratorium atau survey di lapangan, menanam di kebun, mengamati pemeliharaan dan perkembangan ikan di kolam dan seterusnya. Mungkin memerlukan waktu agak lama sampai siswa menemukan data/informasi yang dicari. Guru mengontrol apa yang dikerjakan siswa, mem-beri saran/pertanyaan, membantu merumuskan kesimpulan bila perlu.

Pase yang ke 3 pase kulminasi (c). Setelah siswa bekerja di lapangan sepenuhnya, hasil kerjanya dibawa kembali ke sekolah/kelas. Mereka tetap bekerja dalam kelompok. Hasil data/ informasi disusun diolah, sehingga menghasilkan sesuatu yang bisa dilihat orang banyak. Mereka kemudian mengadakan pameran, agar orang tua/masyarakat sekitar dapat menyaksikan hasil belajar mereka. Yang dipamerkan berupa hasil industri, hasil perkebunan, hasil sawah, kerajinan tangan, buku-buku, hasil tulisan anak prosa/puisi dan sebagainya. Mungkin membuat drama/sandiwara, atau nyanyian/tarian. Demikian jalannya teknik unit teaching itu.

  • Teknik unit teaching ini memiliki keunggulan karena murid dapat belajar secara keseluruhan yang bulat; sehingga hasil pelajarannya menjadi lebih berarti baginya, lebih luas men-dalam dan bulat. Pengajaran ini menimbulkan suasana kelas lebih demokratis. Juga menggunakan asas-asas mengajar secara wajar; murid bisa menggunakan sumber-sumber materi pelajaran secara luas; dan dalam pelaksanaan teknik ini dapat direalisir prinsipprinsip psikologi belajar yang modern.

Namun demikian kita melihat juga kelemahan teknik ini, ialah untuk merencanakan unit tidak mudah, rnemerlukan seorang ahli yang betul-betul menguasai masalah, karena semua masalah belum tentu dapat dijadikan unit. Dalam melaksanakan unit memerlukan kecakapan, ketekunan, perhatian guru harus lebih banyak dicurahkan pada bimbingan kerja siswa. Ada kemungkinan pelajaran yang disajikan karena terlalu luas sehingga tidak mendalam, sehingga pengetahuan siswa hanya bersifat ngambang.

Advertisement