Advertisement

Pohon yang tumbuh di hutan bakau. Tingginya mencapai 36 meter dan diameter batangnya 40 – 65 sentimeter. Percabangannya kebanyakan simpodial. Pepagannya berwarna ungu sampai hampir hitam; pada banir dan pangkal batangnya terdapat lentisel. Daunnya elips sampai melonjong, menyelaput, berujung lancip, dengan pangkal berbentuk pasak, dan tangkai daun kadang-kadang berwarna kemerahan. Bunganya merah terang. Panjang buahnya 2 – 2,5 sentimeter. Bijinya 1 – 2. Hipokotilnya berbentuk cerutu agak persegi dengan ujung tumpul menyempit. Kayunya yang merah dan keras sering digunakan untuk bahan bangunan rumah, kayu bakar, dan arang. Orang Maluku memakan masakan daun dan kulit hipokotil tumbuhan ini. Dulu, di Jakarta, tepung yang berasal dari bagian tengah hipokotil ini dibuat permen atau manisan yang disebut manisan kandeka. Pepagannya berkhasiat sebagai obat diare.

Klasifikasi Ilmiah. Tumu termasuk suku Rhizophoraceae (bakau-bakauan); nama ilmiahnya Bruguiera gymnorrhiza.

Advertisement

Advertisement