Advertisement

Adalah pertumbuhan jaringan yang berlebihan, tak terkendali, dan tidak mengikuti pola pertumbuhan jaringan normal. Menurut sifat, cepat, dan ganasnya pertumbuhan jaringan abnormal tersebut, dikenal dua macam tumor, yaitu tumor jinak dan tumor ganas (kanker). Dalam bidang kedokteran, istilah tumor kadang-kadang juga diartikan pembengkakan jaringan akibat infeksi.

Tumor jinak tumbuh lambat, tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya, dan perubahan selnya masih mempunyai sedikit keteraturan. Gangguan yang ditimbulkannya biasanya hanya berupa efek penekanan jaringan atau organ lain di sekitarnya. Tumor ganas tumbuh cepat, mudah menyebar (metastasis) ke bagian tubuh lain yang letaknya jauh dari lokasinya, dan perubahan selnya sangat tidak teratur. Kanker mengakibatkan gangguan yang menyeluruh karena sel kanker yang menyebar ke organ lain akan tumbuh membentuk sarang baru dengan tingkat keganasan yang sama dengan sel kanker induknya. Karena itu kerusakan jaringan yang diserangnya juga berlangsung cepat dan sekaligus mengenai beberapa organ tubuh.

Advertisement

Penyebab kelainan ini belum jelas, tetapi beberapa faktor diduga mempengaruhi tim&ilnya tumor ganas. Berbagai zat kimia, seperti yang terdapat di dalam rokok, zat warna, dan debu silika, dianggap sebagai zat karsinogen, yakni zat yang merangsang terjadinya kanker. Demikian pula radiasi sinar, infeksi virus, dan faktor keturunan dianggap mempunyai peran terhadap timbulnya kanker. Walaupun demikian, hal-hal tersebut belum terbukti secara pasti sebagai penyebab langsung kanker.

Tumor jaringan ikat yang bersifat jinak biasanya disebut fibroma, sedangkan yang bersifat ganas disebut sarkoma. Tumor jinak pada tulang disebut osteoma, sedangkan tumor ganasnya disebut osteogenik sarkoma. Tumor jinak yang mengenai jaringan kelenjar disebut adenoma, sedangkan yang bersifat ganas disebut adenokarsinoma.

Pengobatan tumor ditentukan oleh jenis dan sifatnya, besarnya, lokasinya, dan penyebarannya. Untuk memastikan jenis, sifat, dan penyebaran tumor ganas, sering kali diperlukan pemeriksaan jaringan. Jaringan diambil melalui pemotongan dengan jarum biopsi. Dalam upaya.mengatasi penyakit ini kerap kali dilakukan tindakan operasi untuk mengangkat tumor, yang dapat diikuti dengan penyinaran dan pemberian obat sitostatika bila tumor bersifat ganas.

Advertisement