Advertisement

Suatu tumor jinak pada wanita yang mengenai indung telur. Kelainan ini dapat mengenai wanita pada semua usia, namun lebih sering ditemukan pada usia 20 – 30 tahun. Tumor ini menghasilkan hormon steroid, yang memberikan efek maskulinisasi dan sterilitas pada wanita. Kesuburan dapat pulih bila tumor diambil, namun ciri maskulinisasi seperti kelentit yang membesar dan suara yang parau sulit dihilangkan. Kadang-kadang tumor ini tidak menyebabkan maskulinisasi, bahkan dapat pula menyebabkan feminisasi.

Tumor dapat berukuran kecil sekali sehingga hanya dapat dilihat dengan mikroskop, tetapi dapat juga berukuran sebesar bola voli. Setelah tumor dioperasi diperkirakan hanya sekitar 5 persen yang kambuh; dan hanya sekitar 5-20 persen yang menjadi ganas.

Advertisement

Advertisement