PENGERTIAN TUGU MUDA, MONUMEN

adsense-fallback

Tugu peringatan bersejarah yang merupakan kebanggaan warga kota Semarang. Tugu ini didirikan pada tahun 1952 sebagai kenangan bersejarah “Pertempuran Lima Hari” di Sesi marang, antara pemuda Indonesia dan pasukan Jepang pada tanggal 15 – 19 Oktober¬† 1945. Pertempuran lima hari ini mengakibatkan banyak korban berjatuhan, termasuk Dr. Kariadi. Untuk mengenang jasa para pahlawan inilah didirikan Tugu Muda. Sementara khusus untuk mengenang jasa Dr. Kariadi, namanya diabadikan pada nama rumah sakit terbesar di kota Semarang.

adsense-fallback

Tugu Muda tegak menjulang di tengah Taman Merdeka, Semarang, persis berhadapan dengan gedung tua Lawang Sewu. Taman Merdeka dengan Tugu Muda di tengahnya merupakan titik pertemuan dari lima buah jalan utama di kota Semarang, yakni Jl. Mgr. Sugiyopranoto, Jl. Dr. Sutomo, Jl. Pandanaran, Jl. Pemuda, dan Jl. Imam Bonjol.

Tugu Muda berbentuk seperti lilin raksasa yang sedang menyala. Bentuk tersebut mengandung perlambang kenangan yang tak kunjung padam bagi angkatan muda dan rakyat Semarang dalam perjuangannya mempertahankan proklamasi kemerdekaan RI. Pilar tugu berbentuk sangga lima, yang melambangkan lima sila dari Pancasila, atau juga lima hari pertempuran itu. Pada setiap sangga terdapat lukisan relief. Relief itu menggambarkan kesengsaraan rakyat Indonesia semasa penjajahan Jepang; perlawanan rakyat Indonesia dalam melepaskan diri dari belenggu penjajahan; kehebatan semangat tempur pemuda-pemuda Semarang; korban para pemuda dalam Pertempuran Lima Hari itu; dan hasil jerih payah setelah pertempuran selesai.

Tugu Muda didirikan di tempat terjadinya pertempuran paling besar dan paling banyak menelan korban jiwa. Tugu Muda kini telah menjadi ciri khas kota Semarang dan telah menjadi lambang Kota Madia Semarang.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback