Advertisement

Nama yang banyak disebut-sebut dalam sastra Yunani Kuno karya Homerus (abad ke-8 SM) yang menceritakan kepahlawanan Illias dan Odysse. Kitab Illiad menceritakan peperangan antara Yunani dan Troya, yang berlangsung selama 51 hari. Peperangan itu pecah karena permaisuri Helena dari Sparta dilarikan oleh Paris, putra mahkota Kerajaan Troya. Bangsa Yunani dipimpin oleh Agamemnon, sedangkan bangsa Troya mempertahankan diri di bawah rajanya yang bernama Priamos. Dalam perang tersebut, Hector, pahlawan dari Troya, gugur di tangan Achi- les, pahlawan Yunani. Karena kuatnya pertahanan kota Troya di Asia Kecil, orang Yunani tidak berhasil mengalahkan kota itu. Mereka berpura-pura membatalkan pengepungan dan menghadiahi Troya sebuah patung kuda sangat besar dari kayu yang di dalamnya bersembunyi beberapa serdadu Yunani. Pada malam hari para serdadu itu keluar dan membuka gerbang. Pasukan Yunani akhirnya berhasil menghancurkan kota Troya.

Kitab Odysse mengingatkan perjalanan kembali tentara Yunani dari Perang Troya. Oddysseus adalah pencipta kuda Troya. Kisah perjalanan kembali terse- i -but merupakan kisah 40 hari dari 10 tahun peperangan 1 Yunani melawan Troya. Karena terlalu lama ditinggalkan oleh Oddysseus, istrinya yang bernama Penelope kawin lagi. Putranya, Telemachos, telah dewasa dan ia berusaha mencari ayahnya.

Advertisement

Konon Perang Troya mengilhami Iskandar Agung dalam usahanya mengalahkan Persia untuk menciptakan kerajaan dunia yang diimpikannya.

Advertisement