Advertisement

Ialah beku darah yang dapat dijumpai di mana saja dalam sistem kardiovaskuler, termasuk jantung, pembuluh darah nadi, pembuluh darah balik, dan kapiler. Hal-hal yang dianggap memudahkan terjadinya trombus antara lain adalah kerusakan epitel jantung atau pembuluh darah, turbulensi aliran darah dalam jantung atau perlambatan aliran darah, atau perubahan dalam proses pembekuan darah.

Pembentukan trombus dimulai dengan penempelan trombosit pada dinding jantung atau pembuluh darah. Secara berangsur sel-sel darah lainnya ikut menempel secara berlapis. Trombus dapat terlepas menjadi embolus yang dapat mengikuti aliran darah, sampai akhirnya menyumbat pembuluh darah yang lebih kecil karena tak dapat melewatinya.

Advertisement

Advertisement