Advertisement

Salah satu bulan atau satelit Neptunus yang ditemukan oleh Lassell pada tahun 1846. Triton merupakan bulan terbesar Neptunus. Diameternya 2.720 kilometer. Jaraknya dari pusat Neptunus adalah 355 ribu kilometer. Triton mengitari Neptunus sekali dalam 5,88 hari. Sampai pemotretan oleh Voyager 2 pada Agustus 1989, Neptunus diketahui mempunyai dua buah bulan, yaitu Triton dan Nereid. Pengamatan Voyager menambahkan enam buah bulan lagi ke Nep- tun is.

Pemotretan oleh Voyager 2 memperlihatkan bahwa Triton mempunyai atmosfer. Jadi Triton adalah salah satu dari tiga buah bulan dalam Tata Surya yang memiliki atmosfer (lainnya adalah Io di Jupiter dan Titan di Saturnus). Atmosfer Triton mencapai ketinggian 800 kilometer dari permukaannya. Kandungan utama atmosfer Triton adalah metan. Tekanan atmosfer di permukaan Triton hanya sepersepuluh juta tekanan di muka laut di bumi. Walaupun tekanannya sangat rendah, tetapi atmosfer Triton mampu mendukung awan dan kabut tipis. Permukaan Triton di-penuhi oleh lembah dan pegunungan. Namun ketinggiannya tidak lebih dari beberapa ratus meter saja. Belahan bumi selatan Triton diliputi oleh “salju” yang berupa campuran nitrogen dan metan beku.

Advertisement

Advertisement