PENGERTIAN TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI

adsense-fallback

Merupakan tiga tugas pokok setiap perguruan tinggi di Indonesia yang berkedudukan sebagai lembaga ilmiah. Ketiga tugas pokok tersebut adalah pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian pada masyarakat. Unsur-unsur ini merupakan satu kesatuan konsepsi yang menyangkut misi, fungsi, dan tugas pokok seluruh perguruan tinggi. Pencetus Tridharma Perguruan Tinggi adalah Prof.Dr.Ir. Thoyib Hadiwijaya, sewaktu ia menjabat menteri PTIP. Istilah ini digunakannya untuk mengganti istilah ‘Tri Saka Guru”. Secara yuridis, Tridharma Perguruan Tinggi tercantum dalam Ketetapan MPR No. II/MPR/1983 yang membahas GBHN serta menegaskan juga kedudukan, fungsi, peranan, dan arah perguruan tinggi di Indonesia.

adsense-fallback

Sebagai cikal bakal lahirnya Tridharma Perguruan Tinggi, Tri Saka Guru memiliki dua landasan idiil, yakni nilai-nilai luhur budaya bangsa dan hakikat ilmu pengetahuan yang bertujuan mencari dan menemukan kebenaran; ilmu pengetahuan juga memiliki kegunaan untuk meningkatkan kesejahteraan dan martabat kemanusiaan. Latar belakang lahirnya Tri Saka Guru ditandai kondisi sejarah bahwa berdirinya perguruan tinggi di Indonesia sejak tahun 1945 sudah menunjukkan partisipasi secara aktif sebagai pusat pendidikan dan pengajaran, pusat penelitian ilmiah, serta pengamalan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam masyarakat, bangsa, dan negara. Tri Saka Guru meliputi tiga bidang tugas dan kegiatan, yakni pendidikan, penelitian, serta afiliasi industri dan pembangunan. Ketiga bidang ini dirumuskan dalam Undang-undang No. 22 Tahun 1961.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback