PENGERTIAN TRANSFER KALOR

adsense-fallback

Serah terima energi panas dari benda yang satu ke benda yang lain. Telah ditinggalkan orang teori bahwa kalor atau energi panas itu berupa materi mirip zat alir, yang dapat dialirkan dari benda yang satu ke benda yang lain. Dewasa ini diterima teori bahwa kalor adalah energi gerak acak partikel-partikel dalam sistem. Gerak acak ini dapat ditularkan oleh satu benda kepada benda lain. Penularan ini menyebabkan energi gerak acak rata-rata partikel benda-benda itu sama, atau dengan ungkapan lain, suhu kedua benda itu menjadi sama.

adsense-fallback

Serah terima kalor dapat dilakukan dengan hantaran (bila kedua benda itu bersentuhan), radiasi (bila benda itu teipisahkan oleh ruang vakum), dan konveksi (bila benda itu dipisahkan oleh gas atau cairan). Dalam hal benda bersentuhan, dengan luas permukaan sentuh A, maka laju serah terima kalor adalah

q = hA(T, – T2)

dengan T suhu benda-benda itu. Tetapan h bergantung pada sifat fisika permukaan. Bila kedua benda itu berupa zat alir (yang dipisahkan oleh pipa tembaga atau aluminium), h juga bergantung pada laju alir fase-fase itu.

Agar serah terima kalor itu efektif, cairan pendingin dan cairan panas dialirkan dengan arah yang berlawanan. Bila pendinginan berlangsung pada suhu tinggi (di atas 100°C) digunakan lelehan garam sebagai cairan pendingin. Biasanya digunakan campuran natrium nitrat dan kalium nitrat, kadang digunakan garam nitrit.

 

 

PENGERTIAN FUNGSI TRANSFER

Dalam elektronika, adalah perbandingan antara sinyal keluaran dan sinyal masukan. Dalam hal ini sinyal keluaran merupakan fungsi dari sinyal masukan atau sinyal masukan ditransfer menjadi sinyal keluaran.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback