PENGERTIAN TRAKTAT

adsense-fallback

Adalah perjanjian internasional, baik bilateral maupun multilateral. Perjanjian bilateral adulah perjanjian antara dua negara, misalnya perjanjian antara Republik Indonesia dan Republik Rakyat Cina pada tahun 1953 mengenai dwikewarganegaraan. Pihak-pihak yang melakukan perjanjian bilateral tidak harus berupa negara. Ada kalanya perjanjian bilateral terjadi antara sebuah negara dan sebuah organisasi internasional, misalnya Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Perjanjian multilateral adalah perjanjian oleh banyak negara, misalnya Konvensi Wina 1949 mengenai Perlindungan Korban Perang.

adsense-fallback

Secara yuridis istilah traktat memiliki pengertian hampir sama dengan istilah-istilah seperti pakta, konvensi, piagam, charter, deklarasi, protokol, arrangement, accord, modus vivendi, dan covenant. Berdasarkan pengalaman empiris pada beberapa negara, istilah traktat yang digunakan untuk perjanjian internasional lebih menunjuk pada hal-hal yang bersifat sangat penting, hingga memerlukan persetujuan dari badan-badan yang memiliki hak untuk mengadakan perjanjian, misalnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di negara kita. Sebagai suatu kegiatan negara yang bersifat yuridis, traktat diadakan menurut tiga tahap, yakni tahap perundingan, tahap penandatanganan, dan tahap ratifikasi (pengesahan).

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback