PENGERTIAN TOPENG CIREBON

adsense-fallback

Merupakan tari tradisional rakyat Cirebon. Seperti beberapa seni tradisional lainnya Topeng Cirebon juga terancam punah. Sesuai dengan namanya, tarian ini ditampilkan dengan mengenakan topeng. Seni yang mengakar kuat dalam masyarakat Cirebon ini biasa dipentaskan dalam berbagai acara, termasuk pesta perkawinan, sunatan, pesta nelayan, serta upacara lainnya seperti menyambut tamu. Topeng Cirebon biasanya ditarikan oleh tiga orang penari dengan iringan seorang sinden, dan sepuluh penabuh alat musik. Kesenian rakyat ini berkembang juga di beberapa tempat di sekitar Cirebon, seperti Palimanan, Losari, Gegesik, dan Selangit. Walau sedikit, di tempat-tempat itu gerak dasar tarinya telah mengalami perubahan.

adsense-fallback

Gerak tari Topeng Cirebon merupakan paduan tari Jawa dan Sunda. Gamelan pengiringnya yang tanpa rebab dan gendang menampakkan kekhasan kesenian ini. Usia penarinya tidak terbatas. Karena telah mendarah daging, tari topeng sudah menjadi semangat keseharian, seperti halnya mencangkul sawah. Hal ini menyebabkan mereka mampu menari berjam-jam lantaran naluri menarinya berpangkal pada keseimbangan jiwa, yang melahirkan gerak-gerak kecil dan senantiasa berbeda saat tampil. Para penari sering melakukan improvisasi yang keluar secara naluri sehingga sering menimbulkan decak kagum. Pada saat melakukan gerakan-gerakannya, penari sangat bergantung kepada suasana jiwa, meskipun tak semua penari mampu mencapai taraf tersebut dalam peng-hayatan seninya.

Pakaiannya tersusun atas tiga warna, merah, kuning, dan hitam, serta dilengkapi berbagai perhiasan, seperti gelang, anting, kalung, d?n rumbai-rumbai. Tarian ini menyajikan paduan keindahan, bunyi gamelan, alunan tembang, dan gerak tari yang kaya variasi.

Sebagai sebuah kesenian rakyat, pertunjukan Topeng Cirebon terbuka untuk umum meskipun biasanya diadakan di arena tertutup. Lama pertunjukannya bervariasi. Untuk menyambut tamu agung lama pementasannya hanya sekitar 20 menit, sedangkan pada pesta perkawinan atau sunatan bisa mencapai tiga jam.

Masa kejayaan Topeng Cirebon terjadi sebelum tahun 1980. Gerakannya yang dinamis dan harmonis menyebabkan tarian ini dikenal luas, bahkan hingga luar negeri. Beberapa kali Topeng Cirebon sempat pentas di luar negeri. Pertama kali, pada tahun 1977, tari topeng gaya Losari diundang pemerintah Amerika Serikat. Mei 1989 Topeng Cirebon kembali diundang tampil di Tokyo dan Osaka, Jepang. Pada tanggal 17 Agustus 1989 Topeng Cirebon juga tampil di Hong Kong. Seni topeng ini juga ditampilkan dalam KIAS (Kebudayaan Indonesia di Amerika Serikat) tahun 1990-1991. Kini penari Topeng Cirebon umumnya sudah berusia lanjut karena generasi muda Cirebon yang tertarik untuk mempelajari seni topeng ini sangat kurang, inilah yang mempercepat proses kepunahannya.

 

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback