Advertisement

Suatu kelompok burung yang hampir seluruh bulunya berwarna hitam atau kadang-kadang hitam metalik, dengan variasi warna biru, cokelat, kelabu atau putih, tergantung jenisnya. Paruhnya lurus dan kuat; kaki dan kukunya juga kuat dan tajam Burung ini tersebar hampir merata di seluruh permukaan bumi. Beberapa jenis hidup berdekatan dengan manusia. Burung ini termasuk burung pemakan segala, mulai dari buah-buahan sampai serangga, ikan mamalia kecil, reptilia, dan burung kecil. Kadang-kadang, tonka suka mengganggu burung-burung yang sedang bertelur dan membesarkan anak, dengan cara menyerang induknya, lalu memakan telur atau anak burung yang masih kecil. Tubuh burung jantannya lebih besar daripada burung betina. Di atas pangkal paruhnya terdapat semacam misai yang kasar dan berwarna hitam.

Tonka mendiami hutan, hutan bakau, daerah terbuka, pedesaan, pertanian, perkebunan, dan perkotaan. Biasanya burung ini hidup menyendiri; hanya pada musim berkembang biak, tampak berpasangan untuk membuat sarang. Sarangnya yang terdiri atas ranting kering dan dedaunan diletakkan di atas pohon tinggi. Suaranya yang nyaring dan parau sering terdengar dari atas pohon atau ketika terbang.

Advertisement

Di Indonesia terdapat beberapa jenis tonka.

Tonka Cokelat hanya terdapat di Kepulauan Aru. Ciri khasnya bulu di seluruh tubuhnya berwarna cokelat, kecuali bulu sayap dan bulu ekor bagian atasnya yang berwarna biru keunguan. Panjang tubuhnya sekitar 47,5 sentimeter. Paruhnya hitam dan kakinya hitam kecokelatan.

Tonka Flores hanya terdapat di Flores. Panjang tubuhnya sekitar 37,5 sentimeter, sayapnya 22,6 sentimeter, ekornya 16,4 sentimeter, dan paruhnya 4,8 sentimeter. Bulu di seluruh tubuhnya berwarna cokelat kehitaman dengan kilap keunguan. Paruhnya hitam dan kakinya hitam keabu-abuan.

Tonka Halmahera tersebar di Morotai, Kayoa, Hal-mahera, Bacan, dan Obi. Panjang tubuh sekitar 47- 50 sentimeter, sayapnya 34,5 – 36,5 sentimeter, ekornya 17-18,3 sentimeter, dan paruhnya 8 – 8,5 sentimeter. Seluruh bulu penutup tubuhnya berwarna biru metalik, kecuali pada bagian bawah sayap yang berwarna ungu. Paruhnya berwarna hitam keabu-abuan dan kakinya cokelat kehitaman.

Tonka Hutan banyak adanya di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Filipina, India, Asia Timur Laut, dan Asia Tenggara. Panjang tubuhnya sekitar 30 sentimeter. Seluruh tubuhnya ditutupi bulu berwarna hitam mengkilat. Iris matanya cokelat, paruhnya hitam, dan kakinya hitam. Burung ini mulai membuat sarang pada bulan Juli sampai September, dan Oktober sampai Januari. Telurnya yang berjumlah 3-4 butir berwarna putih berbintik cokelat.

Tonka Kelabu hanya terdapat di Irian. Panjang tu-buhnya 54- 56 sentimeter. Bulu penutup tubuh bagian atas sampai ekornya berwarna kelabu, sedangkan bulu pada tubuh bagian bawah dan lehernya putih kecokelatan. Paruh dan kakinya kuning. Hampir selu- j^h bulu penutup tubuh burung betinanya berwarna cokelat tua.

Tonka Ogono tersebar di Morotai, Halmahera, Ter- nat , Tidore, Mare, Moti, Makian, dan Obi. Panjang tubuhnya berkisar 50 – 52 sentimeter, sayapnya 30,7 „34,8 sentimeter, ekornya 16,2-18,7 sentimeter, dan paruhnya 5,3 – 6 sentimeter. Bulu penutup tubuh bagian atas, sayap, dan ekornya hitam keunguan, sedangkan bulu pada tubuh bagian bawahnya cokelat, pada bagian dadanya tumbuh bulu berwarna putih. Iris matanya putih, paruhnya hitam, dan kakinya hitam.

Tonka Silindris dapat ditemukan di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Semenanjung Malaya, dan Filipina. Panjang tubuhnya sekitar 45 sentimeter. Bulu penutup tubuh bagian atasnya berwarna hitam, sedangkan bulu penutup tubuh bagian bawahnya hitam keabu-abuan. Iris matanya cokelat, paruhnya hitam, dan kakinya hitam. Di Jawa, burung ini diketahui berkembang biak pada bulan November sampai Mei. Telurnya yang berjumlah 3-4 butir berwarna biru berbintik-bintik hitam.

Tonka Sulawesi tersebar di Sulawesi, Muna, dan Bitung. Sayapnya berukuran 21-22 sentimeter, sedangkan paruhnya 4-5 sentimeter. Tubuhnya kecil. Bulu penutup tubuhnya berwarna hitam. Pada bagian tengkuk, dada, dan perutnya terdapat bulu berwarna hitam dan putih.

Klasifikasi Ilmiah. Tonka termasuk suku Corvidae. Nama ilmiah tonka cokelat adalah Corvus fusciccipillus; tonka flores C.florensis; tonka halmahera C. validus; tonka hutan C. macrorhynchos’, tonka kelabu C. tristis; tonka ogono C. or r u’, tonka silindris C. enca; dan tonka Sulawesi C. typicus.

 

Advertisement