Advertisement

Atau karakter, adalah salah satu unsur cerita dalam jenis fiksi atau drama yang dapat menentukan unsur-unsur lain seperti plot, suasana, dan tema. Terdapat berbagai tokoh dalam fiksi dan drama, yakni tokoh utama, tokoh pelawan, tokoh pembantu, dan tokoh pelengkap. Tokoh utama atau protagonis adalah tokoh yang menjadi pusat cerita, tempat bertum- punya plot cerita dan tema cerita. Tokoh pelawan atau antagonis adalah tokoh yang menjadi lawan tokoh utama; padanyalah semua persoalan atau sumber konflik tokoh utama ditumpukan. Tokoh pembantu atau feuilant adalah tokoh kecil yang berpihak kepada tokoh utama. Dan tokoh pelengkap atau figuran adalah tokoh-tokoh lain dalam cerita yang melengkapi keberadaan ketiga tokoh tadi.

Dalam setiap tokoh biasanya digambarkan ciri-ciri menonjol yang membedakan satu tokoh dengan tokoh lainnya. Ciri-ciri khas setiap tokoh dapat ditelusur dari apa yang dilakukannya dalam menghadapi setiap masalah, apa yang diucapkannya, apa yang dipikirkannya, bagaimana perasaannya, serta apa yang dika- laka? tokoh lain terhadap dirinya.

Advertisement

Dapat dibedakan pula adanya tokoh statis dan tokoh dinamis. Tokoh statis adalah tokoh yang ciri-ciri wataknya tidak berubah sepanjang cerita. Tokoh dinamis adalah tokoh yang ciri-ciri wataknya dapat berubah sesuai dengan konflik-konflik yang dialaminya, papat dibedakan pula adanya tokoh bulat dan tokoh pipih. Pada tokoh bulat penggambaran wataknya meliputi berbagai aspek, misalnya tokoh licik, tokoh pelit, tokoh curang, tokoh perfeksionis, kejam, kasar, dsb. Pada tokoh pipih hanya dilukiskan salah satu ciri wata’ nya yang menonjol, misalnya manusia kejam.

Dalam cerita sering dijumpai adanya peng-gabungan ciri-ciri watak tokoh dengan bentuk jas-maninya. Badan kecil, jangkung, kurus, wajah oval, dan hidung paruh burhng adalah ciri-ciri lahiriah sebagai gambaran seseorang yang pelit dan licik, misalnya.

Advertisement