PENGERTIAN TOBA-SAMOSIR

adsense-fallback

Merupakan objek wisata yang terletak di Kabupaten Tapanuli Utara, Propinsi Sumatra Utara. Danau Toba merupakan danau tektonik dengan luas sekitar 1.700 kilometer persegi yang berada pada ketinggian 906 meter di atas permukaan laut. Danau Toba adalah danau terbesar di Indonesia. Bagian terdalam diperkirakan sedalam 500 meter. Danau ini terjadi karena letusan gunung berapi jaman dulu: sedangkan Pulau Samosir yang berada di tengahnya adalah bekas puncak gunung yang runtuh ke dalam kawah. Orang Batak menyebut Danau Toba dengan nama Tapian Nauli yang berarti danau yang cantik. Legenda. Menurut kepercayaan penduduk setempat, terjadinya Danau Toba adalah akibat dari sebuah kutukan. Konon di jaman dahulu seorang nelayan bernama Toba berhasil menangkap seekor ikan. Saat akan disembelih,:ikan itu berkata, “Jangan bunuh aku. Aku sebenarnya makhluk seperti kamu. Peganglah leherku, maka aku akan menjelma menjadi manusia.” Nelayan itu menuruti permintaan sang ikan. Begitu dipegang lehernya, menjelmalah ikan itu menjadi seorang wanita cantik.

adsense-fallback

Wanita itu bersedia diperistri, namun disertai syarat agar nelayan berjanji tidak akan mengungkapkan asal usulnya kepada siapa pun, termasuk kepada anak- anak mereka sendiri, kelak. Nelayan menyetujui syarat itu. Dari perkawinan mereka, lahirlah seorang anak laki-laki yang diberi nama Samosir. Segera Samosir tumbuh menjadi besar, tak seimbang dengan usianya. Samosir sangat rakus. Bahkan terkadang makanan yang dikirim untuk ayahnya di kebun pun dilahapnya di tengah jalan. Meskipun berkali-kali ditegur ayahnya, Samosir tidak jera juga. Suatu kali. Toba yang kelaparan di tengah sawah tak mampu mengendalikan diri melihat ulah anaknya. Dihajarnya Samosir habis-habisan sambil berteriak marah, “Kamu memang rakus. Dasar anak ikan !” Mendengar kata-kata kasar sang ayah, Samosir bergegas pulang mengadukan hal itu kepada ibunya. Si ibu marah, dan suaminya dikutuknya supaya hidup di tanah yang berbatu-batu dan tandus selama hidup beserta seluruh keturunannya.

Dalam sekejap sungai kecil yang biasa menjadi tempat nelayan itu menangkap ikan meluap. Gunung tinggi asal mata air sungai itu meletus. Sang istri nelayan segera melayang menuju langit. Samosir, si anak rakus, tertimpa gumpalan batu ledakan gunung, jatuh tertelungkup, dan tertimbun debu serta bubur lahar. Akhirnya Samosir menjadi pulau yang dikelilingi air danau seluas lebih dari seribu kilometer persegi. Konon itulah Pulau Samosir yang kita kenal sekarang, sementara air yang mengitarinya dikenal sebagai Danau Toba.

Danau Toba dan Pulau Samosir merupakan objek pariwisata paling populer di Propinsi Sumatra Utara. Berbagai objek wisata dapat dinikmati sepanjang rute perjalanan Danau Toba-Samosir. Di Tongging terdapat air terjun Sipiso-piso: di Pematang Purba terdapat rumah adat para kepala suku bangsa Simalungun yang penuh dengan ukiran indah. Di Pematang Sian-tar terdapat Museum Simalungun serta sebuah kebun binatang yang menarik.

Berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan ini antara lain hotel, losmen, penginapan, toko souvenir khas Batak, restoran dan rumah makan, kantor informasi pariwisata, ferry atau kapal motor penyeberangan, dan lain-lain. Kegiatan rekreasi yang dapat dilakukan antara lain bersampan, memancing, rekreasi santai, olahraga air, fotografi, dan lain-lain.

Di Tomok, Pulau Samosir, terdapat makam Raja Sidabutar terbuat dari batu berbentuk seperti makam raja-raja Mesir Kuno. Di dekat kompleks makam ini terdapat patung-patung dari sekelompok manusia yang sedang melakukan upacara ritual meminta hujan. Terdapat pula sebuah rumah kuno khas Batak yang dihuni oleh keturunan Raja Sidabutar, dan berisi barang peninggalan raja.

Air Danau Toba dialirkan oleh Sungai Asahan menuju Selat Malaka. Tidak jauh dari pesisir danau dekat kota Porsea, aliran Danau Toba membentuk air terjun Sigura-gura setinggi 200 meter dan air terjun Tangga setinggi 150 meter. Selain menjadi objek wisata, kedua air terjun ini berada dalam kawasan Proyek Asahan dan merupakan Pusat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Propinsi Sumatra Utara.

Di Dahau Toba dan Pulau Samosir tiap tahun berlangsung Pesta Danau Toba.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback