Advertisement

Dalam matematika, khususnya ilmu ukur, kadang merupakan unsur dasar, kadang memerlukan unsur-unsur geometri lain untuk definisinya. Ilmu ukur bidang Euklides mendefinisikan titik sebagai suatu unsur yang tidak mempunyai bagian dan tidak mempunyai ukuran. Definisi ini bersifat intuitif dan tidak sesuai dengan definisi sistem matematika modern. Dalam geometri modern unsur dasar seperti titik dan garis tidaklah didefinisikan. Titik tidak berbentuk dan tidak mempunyai ukuran. Titik hanyalah suatu gagasan abstrak.

Pada suatu lengkungan titik balik atau titik ekstrem adalah titik dengan arah lereng garis singgung pada titik itu sama dengan nol. Titik balik disebut maksimum bila di kirinya arah lereng itu positif dan di kanannya negatif. Titik balik minimum mempunyai sifat sebaliknya. Bila arah lereng garis singgung di kiri dan kanan titik itu selalu positif atau selalu negatif, titik itu disebut titik sadel.

Advertisement

Titik bagi suatu ruas garis membagi ruas garis itu menjadi dua dengan perbandingan panjang tertentu, misalnya /-: 1. Titik berat sebuah segi tiga merupakan titik potong ketiga garis beratnya. Titik berat atau pusat gravitasi sebuah benda merupakan titik bekerjanya gaya berat benda itu. Bila benda diputar mengelilingi suatu sumbu putar horizontal yang melewati titik berat ini, benda dapat berhenti dalam sebarang sikap. Titik potong dua garis adalah titik pertemuan kedua garis itu. Titik sudut merupakan titik temu kedua kaki sudut; kaki-kaki sebuah sudut mendefinisikan besarnya sudut, sedangkan titik sudut menetapkan letak sudut itu di dalam ruang.

Advertisement