Advertisement

Mengandung beberapa pengertian. Aristoteles (384-322 SM) menyatakan bahwa tirani adalah suatu bentuk pemerintahan dengan kekuasaan yang dipegang oleh satu orang saja, yang menjalankan kekuasaannya untuk kepentingan sendiri. Ber-dasarkan jumlah orang yang diserahi tugas untuk mengatur kepentingan itu, Aristoteles membagi ben- tuk pemerintahan menjadi enam macam, yaitu monar-ki (kerajaan), tirani, aristokrasi, oligarki, demokrasi, dan anarki. Di samping itu, ada pula pembagian bentuk pemerintahan yang didasarkan pada caranya menunjuk kepala negara, seperti yang dilakukan oleh seorang sarjana Perancis, Duguit. Atas dasar ini, ia membagi bentuk pemerintahan menjadi dua, yaitu kerajaan (monarki) dan republik.

Tirani juga berarti cara memerintah yang keras, kejam, dan memperbudak rakyat serta menindas pi-hak-pihak yang dianggap berbahaya bagi kelang-sungan pemerintahan. Orang maupun kelompok yang berbahaya bagi kelangsungan pemerintahan akan dibasmi. Di samping itu, tirani juga tidak menghormati hak-hak asasi manusia. Contoh negara tirani, antara lain, pemerintahan di negara Tirai Besi sebelum ada pembaharuan {glasnost dan perestroika), pemerintahan negara Tirai Bambu terutama pada jaman Mao Zedong, dan pemerintahan di negara-negara komunis lainnya.

Advertisement

Advertisement