Advertisement

Adalah tiga tahapan kesiapsiagaan yang perlu diambil dan dilakukan oleh jajaran-jajaran operasional ABRI khususnya, yaitu tindakan antisipatif dan tindakan reaktif terhadap kemungkinan adanya ancaman, gangguan, hambatan, maupun tantangan (yang dalam terminologi ABRI biasa disingkat AGHT), terhadap stabilitas dan keamanan negara, yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Di dalam ABRI, kesiapsiagaan tersebut diklasifikasikan ke dalam tiga tingkatan kesiapsiagaan personel, satuan-satuan tempur khususnya, yakni dalam Siaga III, Siaga II, dan Siaga I. Siaga I, sebagai tingkat kesiapsiagaan yang paling tinggi, berarti bahwa TNI/ABRI telah disiapsiagakan sepenuhnya untuk menghadapi tugas-tugas di medan tempur.

Advertisement

Advertisement