PENGERTIAN TINGI

adsense-fallback

Pohon yang tumbuh di hutan bakau. Tingginya mencapai 25 meter, sedangkan diameter batangnya 20 sentimeter. Pepagannya berwarna ungu terang dan licin dengan celah lentisel yang menarik. Daunnya bundar telur sungsang sampai lonjong; ujungnya tumpul atau kadang-kadang sedikit bercabik; bagian pangkalnya berbentuk pasak; dan tepinya berombak. Perbungaannya muncul pada tunas muda, beresin, dan bunganya 2-10. Daun mahkotanya berwarna putih, lalu berubah menjadi cokelat; bagian pangkalnya berbulu. Buahnya bulat telur dengan panjang sampai 2,5 sentimeter; hipokotilnya berbentuk tongkat dan tajam dengan panjang 15-35 sentimeter. Bijinya 1 – 2. Kayunya yang keras dan berwarna kuning digunakan untuk bahan bangunan rumah, karena biasanya kayu hutan bakau tahan lama. Kayu ini juga bagus untuk kayu bakar. Di Pulau Laut, kayu tingi dipakai untuk mencungkil batu bara. Pepagannya digunakan sebagai pewarna tali kail, jala, layar, kapas, dan tikar. Namun, pemanfaatannya yang utama adalah sebagai bahan pewarna merah pada batik atau hitam jika dicampur dengan indigo. Air rebusan pepagannya dipakai untuk menghentikan perdarahan, membersihkan luka bernanah, atau diminumkan pada ibu sehabis melahirkan. Air rebusan daun mudanya digunakan sebagai pengganti kina.

adsense-fallback

Klasifikasi Ilmiah. Tingi termasuk suku Rhizophoraceae (bakau-bakauan); nama ilmiahnya Ceriops tagal.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback