PENGERTIAN TIDUR

adsense-fallback

Dibutuhkan oleh manusia untuk memperoleh istirahat dan melepas lelah setelah kegiatan sehari-hari. Pada orang dewasa, tidur biasanya dilakukan pada malam hari, dan kadang-kadang juga pada siang hari. Pada bayi, frekuensi tidur lebih sering lagi.

adsense-fallback

Proses tidur dikendalikan oleh otak, karena itu gangguan fungsi otak dan gangguan psikis dapat mempengaruhi pola tidur. Berdasarkan pemeriksaan elektrik fungsi otak (elektroensefalogram) ketika tidur, ada dua macam tidur, yaitu tidur dengan gerakan bola mata yang tak cepat atau tidur ortodoks, dan tidur dengan gerakan bola mata yang cepat atau tidur paradoksik. Kedua jenis tidur ini diperlukan, dan keduanya biasanya timbul secara bergantian tiap 90 menit, dengan fase tidur ortodoks lebih dahulu. Namun sekitar 75 persen dari waktu tidur pada manusia adalah fase tidur ortodoks.

Pada fase tidur paradoksik, otot-otot menjadi lemas dan kehilangan sejumlah refleks sehingga orang akan menjadi lebih rileks daripada dalam fase tidur ortodoks. Dalam fase ini pria dapat mengalami ereksi, sedangkan pada wanita dapat terjadi penambahan sirkulasi darah ke vagina. Namun pada fase ini lebih sering terjadi gerakan, dan orang lebih mudah terbangun oleh suara bicara.

Tidur diduga membantu proses pertumbuhan pada anak yang sedang tumbuh, dan memberikan kesempatan untuk pemulihan kekuatan dan perbaikan sel-sel tubuh bagi semua umur. Orang dewasa pada umumnya membutuhkan tidur selama 7-8 jam, tetapi ada juga orang yang hanya memerlukan tidur relatif pendek, misalnya 3 jam. Kesulitan tidur atau insomnia dapat menimbulkan gangguan psikis.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback