Advertisement

Termasuk tumbuhan merambat yang batangnya berkayu dan getahnya putih. Bunganya yang kekuningan dan harum tersusun dalam malai yang muncul di antara batang tua. Buahnya licin, keras, dan berbentuk bola. Masa berbunganya bulan Maret – Agustus. Tumbuhan yang terkenal sebagai racun ikan ini mengandung pikrotoksin, pikrotoksi- nin, pikrotin, kokulin, dan senyawa alkaloid yang berupa menispermin dan paramenispermin. Keracunan pikrotoksin dapat menyebabkan rasa mual, kepala pusing, dan akhirnya kehilangan kesadaran. Dalam pengobatan tradisional, tumbuhan ini hanya dipakai sebagai obat luar dan obat pembasmi kutu rambut; sedangkan sari buahnya sebagai obat kudis. Di Jawa, tumbuhan ini jarang dijumpai. Habitatnya tepi hutan dataran rendah sampai ketinggian 300 meter di atas permukaan laut.

Advertisement
Advertisement