Advertisement

Adalah gelar bagi kaum bangsawan pria Aceh yang lazim berlaku pada jaman kolonial Belanda dan pra-kolonial. Namun sekarang masih ada orang yang mencantumkan gelar itu di depan namanya. Orang yang berhak memakai gelar itu adalah para Pemimpin formal yang ditunjuk oleh Sultan, misalnya Para hulubalang (ulee halang), pemimpin komunitas nukim yang disebut kepala mukim atau teuku imeum, Pemimpin kampung yang dinamakan keucik, dan orang lain yang dianggap setara dengan itu. Selanjutnya gelar ini diteruskan secara turun-temurun. Orang yang memiliki gelar ini lazimnya disapa dengan kata ampon.

Advertisement
Advertisement