PENGERTIAN TERMOKIMIA

adsense-fallback

Adalah cabang ilmu kimia, atau cabang termodinamika kimia, yang mempelajari kalor dan bentuk energi lain yang mengiringi proses-proses kimia. Termokimia berkisar sekitar hukum Hess. Hukum ini mengatakan bahwa kalor total yang dilibatkan hanya bergantung pada keadaan awal dan keadaan akhir suatu sistem, dan tidak bergantung pada jalan /reaksi kimia, proses) yang diikuti oleh sistem itu. pjukum ini sebenarnya telah tercakup dalam hukum pertama termodinamika yang berlaku lebih luas dan lebih umum. Titik awal dan titik akhir pada proses jjmia biasanya mempunyai suhu dan tekanan sistem yang sama. Keadaan standar biasanya adalah 1 atmosfer dan 25 C.

adsense-fallback

Alat yang penting dalam termokimia adalah kalorimeter. Ada dua macam kalorimeter: kalorimeter biasa (bekerja pada kondisi standar tersebut) dan kalorimeter bom untuk mengukur kalor pembakaran. Kalorimeter biasa dapat dibayangkan sebagai termos terbuka, dengan pereaksi yang sah; telah berada dalam termos dan pereaksi yang lain ditambahkan, kemudian perubahan suhu diukur. Kapasitas termos plus semua larutan dikalikan perubahan suhu akan memberikan banyaknya kalor yang dibebaskan atau diserap oleh reaksi itu. Pada kalorimeter bom zat bersama oksigen yang berlebih ditaruh dalam sebuah wadah baja berdinding tebal. Reaksi di dalam bom ini dipicu oleh bunga api listrik. Bom ini terbenam dalam air yang terdapat dalam termos. Termos, air dan bom itu bersama-sama merupakan kalorimeter bom.

 

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback