PENGERTIAN TERKUSEH

adsense-fallback

Pohon hutan yang cukup besar dengan tinggi 35 meter, bahkan sampai 60 meter. Pangkalnya tidak berbanir atau berbanir setinggi 2 meter. Permukaan pepagannya halus atau berlekah-lekah kecil vertikal, sejajar batang. Getahnya berwarna putih atau kuning gading, dan berbau seperti bawang putih. Warna galuhnya beragam, antara lain kekuningan, putih, cokelat kepucatan atau cokelat kehijau-hijauan, sering kali berbintik-bintik merah dan merah jambu. Kayunya lunak berbau tidak enak. Daunnya majemuk menyirip genap berganda dengan pinak daun kecil berjumlah 12-28 pasang. Bunganya putih, kuning hijau atau hijau kekuningan. Polongnya cokelat keunguan, lonjong, tebal, dan sedikit berkayu. Dulu, pohon ini diduga endemik di Sulawesi Utara; namun, pada kenyataannya, dijumpai pula di Irian Jaya. Pohon ini mirip pohon sengon, sehingga pernah dianggap sebagai kerabat sengon. Kayunya belum dikenal baik, sehingga tingkat keawetannya masih diragukan. Orang Minahasa sering memakai kayu terkuseh untuk bahan bangunan dan pertukangan, karena pengerjaannya mudah. Terkuseh yang tumbuh di Irian dimanfaatkan untuk bahan pembuat sampan atau rakit.

adsense-fallback
var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback