Advertisement

Terjadinya Bipatrida, Bipatridi atau dwikewarganegaraan akan terjadi apabila seseorang memiliki dua kewarganegaraan, apabila lebih dari dua kewarganegaraan lazim disebut muitipatridi.

Kenyataan terjadinya bipatridi memang sering berlaku yaitu kalau “seseorang penduduk pada suatu negara yang berasal dari kewarganegaraan lain diberi pewarganegaraan oleh negara yang didiaminya, tanpa is menyatakan melepaskan kewarganegaraan aslinya (leluhurnya)”.

Advertisement

Orang-orang Cina. misalnya sebagai orang-orang kosmopolitan (yang tersebar di seluruh dunia), tanpa ada ketegasan dalam pewarganegaraannya di negara-negara yang mereka duduki, terutama keturunan-keturunannya, sering menjadi bipatridi, mereka diakui sebagai warganegara di negara yang ditempatinya dan diakui pula sebagai warganegara di negara leluhurnya.

Bipatridi ini jelas tidak baik karena dapat mengacaukan keadaan kependudukan di antara dua negara, karena itulah tiap negara claim menghadapi masalah bipatridi dengan tegas mengharuskan orang-orang yang terlibat untuk secara tegas memilih salah satu di antara kedua kewarganegaraannya. Dan ini hanya tergantung dari kesadaran dan keinsyafan orang-orang yang terlibat, apakah cinta serta menghargai negara yang akan ditempati dan telah memberi kehidupan yang baik untuk selama-lamanya, atau hanya karena terdorong oleh asal leluhurnya, untuk mencintai negara leluhurnya yang belum tentu dapat ditinggali dan memberi kehidupan yang baik untuk selama-lamanya. Kesadaran, keinsyafan dan tabu harga diri inilah yang berasal dari pribadi mereka yang dapat menentukan kehidupan mereka sendiri sebagai warganegara dari suatu negara yang telah menghidupinya.

Tanpa adanya ketegasan mereka untuk menyatakan dirinya dengan penuh kesadaran sebagai warganegara dari suatu negara, pada akhirnya setumpuk kerugian akan dihadapi oleh mereka, terutama perlindungan atas hak-haknya sebagai manusia yang memerlukan kehidupan dan penghidupan yang baik dan layak dalam masyarakat yang penuh dengan lku-liku kehidupan dan peraturan-peraturan yang mengatur liku-liku kehidupan tersebut.

Keadaan berdwikewarganegaraan sering pula terjadi pada penduduk yang tinggal di daerah perbatasan di antara dua negara, dalam hal inilah pentingnya peraturan atau ketentuan-ketentuan yang ketat tentang perbatasan, sehingga penduduk di daerah itu dapat meyakinkan dirinya termasuk kewarganegaraan mana di antara dua negara tersebut.

Advertisement