PENGERTIAN TERENTANG

adsense-fallback

Pohon hutan yang tingginya sampai 38 meter dan diameter batang setinggi dada mencapai 0,8 meter atau lebih. Pangkal batangnya berbanir dengan tinggi sampai 1 meter. Pepagannya putih hingga kuning keabu-abuan dengan permukaan halus atau berlekah-lekah sempit dan dangkal. Daun mudanya cokelat kemerahan hingga hijau kecokelatan. Bentuk daun tuanya bundar telur sungsang atau lanset terbalik. Perbungaannya berupa malai yang panjangnya mencapai 0,5 meter. Bunganya kecil berwarna kuning muda kemerahan. Buahnya buah batu agak membulat dan kecil; buah masaknya berwarna ungu kemerahan kusam.

adsense-fallback

Terentang tersebar di Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra, Bangka, dan Kalimantan. Habitatnya hutan rawa gambut, hutan primer campuran yang tanahnya kering, atau hutan sekunder, pada ketinggian 5 – 1.000 meter, kadang-kadang 1.500 meter, di atas permukaan laut. Kayunya yang berwarna merah muda keabu-abuan mempunyai mutu lebih baik daripada kayu terentang rawang. Kayunya ringan, halus, tidak mudah membelah, awet, tahan serangan rayap serta bubuk, dan mudah dikerjakan. Orang Bangka menggunakan kayu ini untuk papan dan kincir air, bahkan membuat perahu kecil dari batangnya yang cukup besar. Pohon ini mengandung minyak yang dapat menyebabkan kulit meradang, panas, dan bengkak, mirip terkena getah rengas.

Klasifikasi Ilmiah. Terentang termasuk suku Anacardiaceae (mangga-manggaan); nama ilmiahnya Camnosperma auriculata.

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback