Advertisement

Teori Kekuatan, Teori kekuatan dapat disimpulkan sebagai berikut. Negara yang pertama adalah hasil dominasi dari kelompok yang kuat terhadap kelompok yang lemah. Negara terbentuk dengan penaklukan dan pendudukan. Dengan penaklukan dan pendudukan dari suatu kelompok etnis yang lebih kuat atas kelompok etnis yang lebih lemah, dimulailah proses pembentukan negara. Negara merupakan resultante positif dari sengketa dan penaklukan. Dalam teori kekuatan, faktor kekuatanlah yang dianggap sebagai faktor tunggal yang menimbulkan negara. Negara dilahirkan karena pertarungan kekuatan dan yang keluar sebagai pemenang adalah pembentuk negara itu. Dalam teori ini pula “kekuatan membuat hukum (might makes right). Kekuatan adalah pembenarannya dan raison d’etre-nya negara.

Doktrin kekuatan merupakan hasil analisa anthropo-sosiologis dari pertumbuhan suku-suku bangsa di masa lampau, terutama suku-suku bangsa yang masih primitif. Dalam sejarah tampak bahwa suku-suku bangsa yang bertetangga terus menerus berada dalam keadaan permusuhan dan pertikaian. Semula kelompok etnis yang ditaklukkan itu juga dimusnahkan, tetapi lambat laun penakluk mempertahankan kelompok yang ditaklukkan itu dan itulah menandakan saat lahirnya negara.

Advertisement

 

Advertisement