Advertisement

Tahap-tahap Awal dari Bumi, Menurut bukti yang telah diperoleh, bumi terbentuk sekitar 4500-5000 juta tahun yang lalu. Barangkali bumi ini mulamula berupa sebuah bulatan gas panas yang berputar, yang karena suhunya,yang tinggi, berada dalam bentuk atom-atom bebas. Lama kelamaan atom-atom ini berkelompok menurut massanya, sehingga atom-atom yang berat seperti besi, bergerak ke arah pusat bumi dan sampai kini tetap berada di situ. Atom-atom yang paling ringan seperti hidrogen dan karbon, membentuk lapisan terluar, sedangkan atom-atom yang massanya sedang terkumpul sebagai lapisan tengah. Ketika bumi mendingin pada keadaan ruang angkasa luar yang dingin, suhu menjadi cukup rendah untuk memungkinkan terbentuknya molekul. Hidrogen, karbon, nitrogen, dan oksigen merupakan empat unsur yang paling banyak terdapat dalam lapisan luar. Hidrogen, unsur yang paling mudah bereaksi daripada ketiga unsur lain, lebih mudah bergabung dengan ketiga unsur itu daripada ketiga unsur tersebut bergabung satu sama lain, sehingga pantaslah terdapat tiga macam molekul tampak dalam lapisan luar bumi pada tahap itu.

 

Advertisement

2 H,        + 02        —> 2 H20            Air

3 H2       + N2       2 NH3    Amonia

2 H2       + C          –>          CH4        Metana

Suhu udara masih tetap terlalu panas sehingga ketiga senyawa itu berbentuk gas.

Pada waktu bumi terus-menerus mendingin, beberapa gas mula-mula berubah menjadi benda cair dan kemudian menjadi benda padat, sehingga lambat-laun terbentuklah selapisan kerak. Ketika kerak ini menebal dan menjadi dingin lapisan itu berkerut dan berlipat membentuk daerah pegunungan pertama. Setelah lapisan kerak bumi menjadi cukup dingin, air tidak lagi terdapat dalam bentuk uap, melainkan berkondensasi menjadi hujan dalam jangka waktu lama pada masa geologi. Dengan demikian, terbentuklah sungai-sungai dan laut. Pada mulanya laut berisi air tawar, tetapi air makin lama makin naik salinitasnya karena sungai-sungai menggerus tebing-tebing pegunungan dan melarutkan batu-batuan. Da-lam laut ini juga terlarut sebagian amonia dan metan dari atmosfer, yaitu dua senyawa yang masih ada dalam bentuk gas pada suhu yang telah dapat mencairkan air itu.

Proses pembentukan yang dimulai dari air, amonia dan metan, dan kemudian perairan luas yang berisi air cair serta mengandung amonia, metan, dan banyak lagi garam terlarut, merupakan kunci peristiwa yang makin lama makin memungkinkan asal-mula adanya kehidupan.

 

Advertisement