Advertisement

SYMPOSIUM, Teknik ini menyerupai panel, hanya sifatnya lebih formal. Seorang anggota symposium harus menyiapkan prasaran menurut pandangannya sendiri terlebih dahulu. Namun demikian dapat pula dilakukan dengan menentukan sebuah persoalan dahulu; kemudian dengan perbaikan aspek; dan sebuah aspek ini disoroti tersendiri. Tidak perlu disoroti dari berbagai pandangan. Pendengar biasanya diberikan kesempatan memajukan pandangan umum dan pertanyaan-pertanyaan, sesudah pembicaraan serta penyanggahan selesai. Orang yang diberi kesempatan terakhir ialah pembicara untuk mengadakan sambutan-sambutan balasan (replik). Dalam teknik ini peranan moderator tidaklah seaktif seperti pada panel. Ia lebih banyak mengkoordinir pembicaraan saja.

Adapun tujuan penggunaan teknik simposium ialah untuk merangsang daya pikir manusia dalam kelompok besar itu; agar mau turut berpartisipasi untuk memecahkan atau membahas sesuatu masalah, dalam waktu yang relatif singkat.

Advertisement

Untuk melaksanakan metode simposium perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

—           Masalah yang akan dibahas sebaiknya diumumkan terlebih dahulu, agar dapat melibatkan banyak pendengar.

—                          Membentuk tim yang akan melaksanakan tindak lanjut hasil simposium itu.

—           Masalah yang sudah ditentukan dalam persiapan dibahas dari titik tolak yang berbeda-beda atau menentukan se-jumlah aspek terlebih dahulu, kemudian masing-masing aspek disoroti tersendiri.

Perlu ada pembahasan/sanggahan utama.

—           Pendengar diberi kesempatan untuk mengajukan pan-dangan/pertanyaan setelah pembahas utama selesai.

–              Mengadakan replik dan duplik.

—           Moderator bertugas meneruskan sanggahan, pandangan umum serta pertanyaan seluruh peserta.

—           Tim yang dibentuk harus mampu bertugas menampung, mengesahkan dan menyebarluaskan hasil simposium.

Karena itulah penggunaan teknik simposium kadangkadang mengalami kesulitan disebabkan oleh pertarria sukarnya menemukan pemrasaran/penyanggah yang mampu mempersiapkan, bahan bahasan itu secara ringkas dan komprehensif. Keduanya fungsi atau peranan moderator dalam simposium tidak sama aktifnya seperti dalam panel, sehingga jalannya simposium sering tanpak kurang lancar. Ketiganya sukar sekali mengendalikan sambutan-sambutan, sehingga kerap kali memperpanjang waktu yang sudah ditentukan.

Namun demikian teknik simposium memiliki keunggulan pula dalam penggunaannya ialah organisasinya yang sangat sederhana, adanya persiapan dari pemasaran, sehingga pembahasan dapat lebih terarah. Teknik ini dapat membahas hal-hal yang aktual, dan memberi kesempatan pada pendengarnya untuk berpartisipasi aktif.

Advertisement