Advertisement

Sitokinesis dan Pembentukan Dinding, Pada sel-sel tumbuhan pembelahan sitoplasma (sitokinesis) menjadi dua dimulai pada .awal telofase ketika suatu sistem benang-benang (pembuluh-mikro), yang disebut fragmoplas, muncul di daerah sitoplasma di antara kedua inti telofase. Mula-mula fragmoplas itu seluruhnya tersusun atas benang-benang gelendong, tetapi segera muncul gelembung kecil yang dibatasi membran pada piringan ekuator gelendong yang sedang menghilang. Gelembung-gelembung ini satu sama lain lambat-laun melebur dan hal ini menimbulkan tanda pertama secara fisik dari dinding sel baru. Pada tahap ini susunan benang-benang gelendong/gelembung disebut piringan sel. Meskipun demikian, hendaknya dipahami bahwa nama ini mengacu kepada satu tahap pembentukan dinding, bukannya suatu bagian yang khusus dari dinding itu sendiri. Piringan sel mengembang lateral bilamana makin banyak gelembung ditambahkan pada tepinya. Gelembung itu mungkin berisi bahan pektin sebab isinya melebur dan membentuk lamela tengah dan plasmalema di kedua belah lamela tengah tersebut. Retikulum endoplasma (endoplasmic reticulum) yang memanjang dan ‘terperangkap’ di antara gelembung-gelembung yang melebur berubah menjadi plasmodesma(ta). Piringan sel yang mengembang akhirnya bersatu dengan plasmalema dan dengan dinding sel induk, sehingga rampunglah pemisahan dua sel anak yang baru. Mengikuti pembentukan lamela tengah yang baru, setiap sel anak akan membentuk dinding primer pada permukaan lamela tengah yang berhadapan dengannya. Setiap sel anak juga membentuk suatu lapisan dinding baru di sekeliling keseluruhan protoplasma, dan dinding ini sinambung dengan bahan dinding yang dibentuk pada piringan sel. Pembesaran berikutnya dari sel anak merentangkan dan mengoyak dinding asal sel tetuanya.

 

Advertisement

Advertisement