PENGERTIAN SINAR KOSMIK

adsense-fallback

PENGERTIAN SINAR KOSMIK – Atau radiasi kosmik, adalah ra­diasi yang datang dari angkasa luar, terutama dari ma­tahari, bila ditilik dari bumi kita. Radiasi ini terdiri atas gelombang elektromagnet yang sangat pendek, dan pancaran partikel, terutama proton dan elektron.

adsense-fallback

Kata kosmik barang kali agak menyesatkan, karena mungkin radiasi ini tidak berasal dari alam semesta (cosmos), melainkan hanya dari masing-masing ga­laksi. Untuk bumi, galaksi itu adalah Bimasakti. Sebenarnya radiasi yang menjatuhi bumi, sebelum be­rinteraksi dengan molekul udara, terdiri atas semua jenis radiasi elektromagnet, mulai dari gelomang ra­dio, cahaya inframerah, tampak, dan ultraviolet, sam­pai ke sinar-X dan sinar gamma.

Pancaran partikel terdiri atas elektron, positron, dan inti atom. Mayoritas inti atom adalah proton (87 persen), partikel alfa (inti helium-4, 12 persen), dan sisanya adalah inti atom lain sampai ke inti besi, ko­balt, dan nikel. Diduga, meskipun, radiasi kosmik ju­ga mengandung inti atom yang lebih berat sampai ke uranium.

Mayoritas partikel primer radiasi kosmik adalah foton gamma, proton dan elektron. Begitu partikel ini berinteraksi dengan udara, timbul berbagai partikel sekunder, terutama smon (mu-mesori). Yang diamati pada permukaan tanah hanyalah sisa-sisa pariiKel pri­mer dan lebih banyak partikel sekunder: muon, neu­trino, neutron, proton, positron, dan elektron. Semua partikel ini membentuk sebagian dari latar belakang keradioaktifan, yakni besarnya keradioaktifan yang ditunjukkan oleh berbagai pencacah ketika dijalankan tanpa contoh radioaktif. Sebagian lainnya ditimbul­kan oleh bahan radioaktif alamiah yang tersebar seca­ra acak.

Sinar kosmik merupakan bahaya potensial bagi an­tariksawan, sehingga pengaruh radiasi ini pada organ­isme hidup haruslah dipelajari dengan baik. Kedua, diduga radiasi kffsmik ini memegang peranan penting dalam evolusi biologis pada permukaan bumi, karena diketahui bahwa radiasi dapat menimbulkan mutasi dengan mengubah atau merusakkan gen-gen.

Ada dua dugaan bagaimana radiasi kosmik memperoleh energi. Pertama, dari sumber asalnya, yang merupakan titik yang meledak. Kedua, subpartikel itu memperoleh energi di jalan ketika bertabrakan de­ngan medan-medan magnet yang bergerak.

 

var dd_offset_from_content = 40;var dd_top_offset_from_content = 0;var dd_override_start_anchor_id = "";var dd_override_top_offset = "";

adsense-fallback