Advertisement

Cara hidup bersama antara dua organisme berbeda jenis yang dapat menguntungkan kedua belah pihak atau hanya salah satu pihak saja. Organisme yang hidup dengan cara simbiosis dengan organis- ° 5-in disebut simbion. Satu jenis simbiosis adalah simbiosis mutu-alisme yaitu cara hidup simbiosis yang menguntungkan kedua belah pihak. Sebagai contoh misalnya simbiosis antara berbagai jenis burung pemakan caplak dan hewan besar seperti badak atau kerbau. Burung akan memangsa caplak yang ada di kulit hewan besar tersebut, sedangkan hewan besar itu sendiri akan mendapat keuntungan karena gangguan dari caplak akan hilang atau sedikitnya berkurang. Selain itu hewan besar juga mendapat keuntungan karena burung-bu- runq tersebut akan terbang menjauh jika merasa terang- cahaya, dan secara tidak langsung memberi isya- < ai oagi hewan besar bahwa ada bahaya yang mengancam.

Jenis simbiosis mutualisme yang lebih erat ialah simbiosis lumut kerak yang hidup di permukaan batu dan kulit pohon. Lumut kerak tersebut merupakan asosiasi antara jamur dengan hifa seperti benang dan ganggang yang dapat berfotosintesis. Ganggang dapat membuat makanan bagi dirinya sendiri dan bagi jamur, sedangkan jamur berperan dalam penyediaan air, senyawa limbah yang mengandung nitrogen, dan karbon dioksida hasil proses respirasi. Simbiosis itu sangat baik sehingga lumurkerak dapat tumbuh walaupun di lingkungan yang kering pun.

Advertisement

Simbiosis mutualisme yang paling erat terjadi bila salah satu simbion hidup di dalam simbion yang lain. Hal seperti ini dijumpai pada simbiosis antara bakteri penambat nitrogen dan tanaman Leguminosae (kacang-kacangan) tempat hidup bakteri tersebut. Akar tanaman yang terinfeksi bakteri tersebut akan membentuk nodul atau butir akar. Di dalam nodul tersebut, bakteri mengambil makanan dari tumbuhan; sebaliknya, tumbuhan menerima nitrogen yang telah di fiksasi dari atmosfer. Contoh lain ialah protozoa ber- flage 1 yang hidup di dalam saluran pencernaan rayap. Kayu yang banyak mengandung selulosa tidak dapat dicerna oleh saluran pencernaan rayap, kecuali dengan bantuan protozoa yang hidup di dalam saluran pencernaannya. Protozoa akan mencerna selulosa menjadi molekul-molekul karbohidrat lebih kecil yang dapat dicerna oleh saluran pencernaan rayap. Dengan demikian rayap mendapat keuntungan dari keberadaan protozoa dalam saluran pencernaannya, dan sebaliknya protozoa tersebut dapat hidup terlindung di dalam saluran pencernaan rayap. Hampir semua organisme yang mempunyai saluran pencernaan mengandung bakteri yang hidup dengan simbiosis mutualisme. Manusia juga mengandung bakteri yang dapat membuat vitamin. Pemberian antibiotika yang berlebihan pada manusia dapat menyebabkan kema- tian sejumlah besar bakteri mutualis. Karena itu seseorang yang mendapat pengobatan antibiotika untuk jangka waktu lama biasanya juga diberi vitamin, sebagai pengganti vitamin hasil simbiosis mutualisme dengan berbagai bakteri dalam saluran pencernaannya.

Berbeda dengan simbiosis mutualisme, pada simbiosis parasitisme salah satu organisme yang bersimbiosis mendapat keuntungan tetapi yang lainnya dirugikan. Contohnya ialah berbagai organisme yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan, hewan, dan manusia. Jenis simbiosis lainnya ialah simbiosis komensalis- me. Pada jenis ini, dua organisme bekerja sama. Salah satu organisme mendapat keuntungan, sedangkan yang lain tidak mendapat keuntungan tetapi juga tidak dirugikan. Contohnya antara lain tumbuhan epifita yang hidup melekat pada dahan tumbuhan lain tetapi tidak merugikan tumbuhan tersebut, seperti tumbuhan pakuan yang melekat di dahan suatu tumbuhan lain atau tumbuhan anggrek yang melekat pada dahan tumbuhan lain.

Advertisement