Advertisement

Pohon besar yang tingginya mencapai 40 meter dengan garis tengah batang sampai 0,6 meter. Kulit batangnya halus atau beralur kecil dan ber- lentisel. Daunnya membundar telur sampai melon-jong dengan helaian daun asimetris. Perbungaan jantan dan betinanya biasanya terdapat pada percabangan yang berbeda. Perbungaan jantannya berbentuk malai, sedangkan perbungaan betinanya tersusun dalam . Buahnya membulat telur dengan garis tengah 1 sentimeter; jika masak, buahnya berwarna kuning kemerahan. Tumbuhnya di hutan primer maupun sekunder yang berketinggian 1 – 1.300 meter di atas permukaan laut. Daerah penyebarannya cukup luas, meliputi Andaman, Myanmar, Cina, Hong Kong, Indocina, Thailand, dan seluruh kawasan Ma- lesia, kecuali Nusa Tenggara. Kayunya memiliki sifat agak lunak dan ringan, termasuk kelas awet V, tanpa kayu teras, serta mudah digarap. Oleh karena itu, k:rv -:ya dapat dipakai untuk balok lantai dan papan, mudah retak dan tidak tahan terhadap serangan bubuk. Di Jawa, kayu siluk hanya dipergunakan sebagai kayu bakar saja.

Advertisement
Advertisement