Advertisement

Atau perputaran usaha, adalah jangka waktu yang diperlukan agar uang tunai yang semula telah dikeluarkan untuk operasi kembali ke dalam perusahaan. Pengeluaran operasional ini misal-nya: pembelian bahan baku, bahan pembantu, pembayaran gaji dan upah, pengeluaran untuk biaya umum, biaya pemasaran, dan sebagainya. Mengalirnya kembali uang tunai ini ke dalam perusahaan memerlukan waktu karena selama kegiatan operasi berjalan, uang tunai tersebut harus melalui beberapa perhentian atau penangguhan. Misalnya, uang tunai yang dipergunakan untuk membeli bahan tentu akan terhenti jika sebagian bahan tersebut disimpan di gudang sebagai sediaan. Demikian pula pada saat bahan tersebut diolah, disimpan di dalam gudang setelah barang selesai diproduksi, menjadi piutang apabila barang dijual secara kredit, dan akhirnya kembali ke perusahaan setelah piutang ditagih dan membayarnya.

Panjangnya siklus operasi jelas sekali sangat tergantung dari lama bahan baku tersimpan di dalam gudang, lama proses produksi, lama barang setengah jadi tersimpan di pabrik, lama barang jadi tersimpan di gudang, dan lama jangka waktu penagihan. Singkatnya, panjang siklus operasi tergantung dari lamanya uang tunai “berada di dalam perjalanan.

Advertisement

Advertisement