Advertisement

Suatu jenis pemercepat partikel yang menggunakan medan magnet yang kuat dan konstan serta arus listrik atau potensial listrik bolak-balik yang mempercepat partikel. Siklotron terdiri atas dua ruang berbentuk huruf D yang dihadapkan sehingga membentuk silinder. Di atas dan di bawah silinder terdapat kutub-kutub magnet yang memberi medan

magnet seragam yang tegak lurus terhadap bidang huruf-huruf D itu. Partikel bermuatan listrik yang bergerak mendatar akan mempunyai lintasan melingkar. Tiap kali berpindah dari D yang satu ke D yang lain partikel itu dipercepat oleh potensial listrik. K; rena jalannya lebih cepat, lintasannya akan menjac lebih besar. Jadi lintasan partikel itu bukanlah suatu lingkaran murni, melainkan suatu spiral, dari dalam ke luar.

Advertisement

Meskipun lintasan partikel itu lebih besar, karena kecepatannya juga lebih tinggi, lintasan itu akan diarungi pada waktu yang sama. Dikatakan frekuensi edaran akan konstan dan (dibuat) sama besar dengan frekuensi potensial listrik bolak-balik yang mempercepat partikel. Tetapi bila kecepatan partikel itu sudah sangat tinggi (mendekati sepersekian laju rambat ca haya) ternyata partikel itu membutuhkan waktu lebi! untuk menyelesaikan edarannya pada lintasan yang lebih besar itu. Maka frekuensi edarannya tidak lagi sinkron dengan frekuensi pemercepatan.

Pada sinkrosiklotron, frekuensi pemercepatan disesuaikan dengan makin rendahnya frekuensi edaran bila partikel makin cepat. Mula-mula orang khawatir bahwa pengubahan itu akan sangat rumit. Namun ternyata pengurangan frekuensi itu tidak perlu cermat benar. Asal pengurangan itu lancar/rata dan cukup lambat, partikel secara otomatis akan menyesuaikan diri pada laju rata-rata pengurangan energi yang se-suai dengan pengurangan frekuensi pemercepatan dan aj<an selalu sinkron. Fakta ini secara terpisah ditemu- ida tahun 1944 oleh Vladimir I. Veksler dan M. McMillan, masing-masing dari Uni Soviet dan Amerika Serikat (Universitas Kalifornia).

Advertisement