Advertisement

Tindakan atau tingkah laku tertentu yang dipilih di antara sejumlah pilihan tindakan yang bisa dilakukan. Sikap, secara tradisional, dapat mengenai dua fenomena berbeda, yaitu psikologi umum dan psikologi sosial. Dalam psikologi umum, sikap merupakan ukuran besarnya pengaruh atas pengalaman subjektif. Hal ini telah diselidiki sejak peralihan abad ke-19 melalui sejumlah eksperimen. Anggapan yang mendasarinya adalah bahwa melalui pengalaman- pengalaman yang spesifik terjadi harapan-harapan atau, dengan kata lain, hal-hal yang pernah dialami akan mempunyai suatu arti dan nilai tertentu. Dalam arti inilah didefinisikan oleh Rochracher bahwa sikap mempunyai pengaruh memilih dan mengemudikan kejadian-kejadian dengan sadar.

Di sisi lain, sisi psikologi sosial, sikap adalah kecenderungan-kecenderungan individual yang dapat ditemukan dari cara-cara berbuat, yakni dari konsistensi dan berbagai keadaan yang berubah-ubah dalam berhadapan dengan faktor-faktor sosial. Hal ini didasari oleh pendapat Thomas Znaniecki bahwa setiap teori sosial umum tidak hanya harus memperhatikan unsur-unsur kultural objektif tetapi juga karakteristik subjektif yang berkorelasi. Dari keadaan itulah sikap dan tingkah laku saling bergantung dalam menghadapi objek-objek sosial. Di sini, dapat dikatakan, sikap tidak secara jelas terpisah dari pendapat.

Advertisement

Advertisement