Advertisement

Suatu kelompok ikan dengan bentuk tubuh mirip ular. Tubuhnya bulat panjang dengan bagian ekor memipih. Ikan ini dapat mencapai panjang hampir 1 meter. Sidat mempunyai sirip dada tetapi tidak mempunyai sirip perut; sedangkan sirip punggung, sirip ekor, dan sirip analnya bergabung membentuk sirip tunggal yang panjang. Beberapa jenis mempunyai sisik kecil; jenis sidat lainnya tidak bersisik. Kulitnya licin dan berlendir.

Kebanyakan ikan sidat hidup di daerah tropika; namun, beberapa jenis sidat ditemukan di daerah sub- tropika. Umumnya, ikan ini hidup di laut, hanya satu suku yang tersebar di air tawar, yakni suku Anguilli- dae. Habitat ikan sidat di antara karang atau di celah karang dan dasar laut. Ikan sidat dari suku Ophich- thidae sering menggali lubang dengan ekor yang telah bermodifikasi menjadi alat penggali.

Advertisement

Ikan sidat berkembang biak dengan bertelur. Telurnya menetas menjadi larva yang dinamakan leptocephalus. Larva ini sangat berbeda dengan bentuk dewasanya. Tubuhnya transparan dan berbentuk seperti daun. Larva ini akan bermetamorfosa menjadi ikan sidat dewasa. Ikan sidat yang hidup di air tawar akan bermigrasi ke laut untuk bertelur. Larvanya akan terbawa arus ke pantai dan bermetamorfosis menjadi sidat muda di pantai, lalu berenang ke sungai dan tumbuh menjadi sidat dewasa di sana. Setelah bertelur, induk sidat akan mati.

Ikan sidat biasa ditangkap untuk dimakan dagingnya. Biasanya ikan ini ditangkap ketika akan bermigrasi ke laut untuk bertelur.

Klasifikasi Ilmiah. Sidat termasuk bangsa Anguillifor- mas. Ada empat anak bangsa, yakni Anguilloidei, Nemich- thyoidei, Congroidei, dan Synaphobranchoidei, yang mencakup 19 suku, 140 marga, dan lebih dari 500 jenis.

Advertisement