Advertisement

Adalah majalah politik dan kebudayaan yang terbit di Jakarta pertama kali pada tanggal 4 Januari 1947. Seperti majalah politik lainnya, Mimbar Indonesia, Siasat merupakan pendukung Republik di daerah pendudukan militer Belanda. Majalah mingguan ini didirikan dan dipimpin oleh Rosihan Anwar dan Soedjatmoko. Salah seorang redakturnya adalah Gadis Rasid, wartawan wanita terkemuka.

Majalah mingguan ini terkenal dengan rubrik kebudayaannya yang bernama “Gelanggang”. Di an-tara para redaktur ruang budaya ini termasuk para pengarang terkemuka Chairil Anwar, Asrul Sani, Ri- vai Apin, Soedjatmoko, Siti Nuraini, dan Ramadhan K.H.

Advertisement

Kelahiran Siasat mendahului berdirinya harian Pedoman, yang juga didirikan dan dipimpin oleh Rosi- han Anwar setelah ia berhenti bekerja di harian Mer-deka yang dipimpin oleh B.M. Diah. Di bawah asuhan Rosihan Anwar, Siasat berkembang pesat sebagai majalah jenis ini, dari tiras 3.000 akhirnya mencapai 13.000 eksemplar setiap kali terbit. Begitupun, karena menemui berbagai kesulitan, majalah ini berhenti terbit pada tahun 1957.

 

Advertisement