Advertisement

Seri-formasi Rawa, Sementara formasi Musiman dan formasi Malarhijau Kering menyimpang dari hutan Hujan karena kelangkaan air, formasi Rawa dan formasi Rawa Musiman menyimpang dari hutan Hujan karena kelebihan air secara permanen dan musiman yang disebabkan oleh penggenangan tanah oleh air. Oleh karena rendahnya daya larut oksigen dalam air, tanah yang tergenang air mengalami kekurangan oksigen dan hanya tumbuhan khusus saja yang dapat tumbuh di situ. Formasi-formasi Rawa terdapat pada tanah yang secara permanen atau hampir permanen digenangi air dan tanah tidak pernah mengering. Tanah mungkin tergenang air sepanjang tahun atau untuk beberapa waktu tetapi selalu mempunyai permukaan air dalam tanah yang tinggi. Semakin pendek jangka waktu penggenangan kondisi tanah semakin hampir optimal dan semakin dekat dengan kondisi hutan Hujan. Semakin lama jangka waktu penggenangan struktur komunitas semakin mengecil sampai pada batas ekstrem rawa terna (herbaceous swamp) bergabung dengan perairan terbu-ka. Urutan kondisi ini berlaku sepanjang tepi-tepi sungai pasang-surut yang mengalir dengan lambat di mana terbentuk pemintakatan lateral (lateral zonation) formasi-formasi rawa. Pada waktu surut hanya rawa terna yang ada di paling tepi yang tertutup air bebas. Semakin jauh dari sungai tanah secara berangsur-angsur tergenang air untuk waktu yang lebih pendek sampai mencapai tingkat di mana penggenangan hanya terjadi pada waktu pasang tinggi sekali atau pada musim hujan. Meskipun keempat anggota (tercantum dalam  13.1) seri-formasi Rawa menunjukkan bahwa strukturnya secara berangsur-angsur menjadi kurang kompleks, terdapat ketidaksinambungan antara hutan Rawa (anggota tertinggi dalam seri ini) dan hutan Hujan. Ini mungkin disebabkan oleh spesialisasi yang nyata sekali dari tumbuhan yang dapat tumbuh pada tanah yang secara permanen tergenang air.

Advertisement
Advertisement