Advertisement

Profase, Indikasi pertama bahwa mitosis itu hampir terjadi ialah munculnya di dalam inti suatu massa benang ‘kusut yang sangat panjang ( 16.1a dan 16.2b), yang dapat diwarnai dengan pewarna basa seperti pewarna Feulgen. ‘Benang-benang ini disebut kromosom dan sejak pertama kali tampak benang-benang ini terlihat ganda, yang terdiri atas dua benang tunggal yang disebut kromatid, kecuali pada satu titik yang disebut sentromer. Walaupun bagian-bagian lain dari kromosom mudah menyerap zat warna, basa sentromer sendiri tetap tidak terwarnai. Sentromer dapat berada di sembarang tempat di sepanjang kromosom, kecuali pada bagian terujung, tetapi untuk setiap kromosom tertentu letaknya tetap. Waktu profase berlangsung, kedua kromatid itu memendek dan menebal ( 16.1b dan 16.2c) sebagai akibat dari penggulungan menjadi spiral yang rapat, yaitu suatu proses yang disebut penspiralan. Beberapa kromosom memiliki nukleolus, yang berbentuk gelembung dan mungkin tampak sangat jelas pada inti yang tidak membelah dan pada tahap awal profase, tetapi akan mengecil dan biasanya seluruhnya akan terserap ke dalam bahan di dalam kromosom menjelang akhir profase. Akhir tahap profase ditandai oleh hilangnya pembungkus inti, dan kromosomnya, yang sejauh itu telah tersebar di sekitar permukaan dalam inti, akan membaur dengan sitoplasma.

Bersamaan dengan itu sewaktu pembungkus inti mulai dalam sitoplasma persis di luar inti terbentuklah suatu struktur seperti dua runjung yang bersatu pada alasnya. Struktur ini disebut gelendong (spindle), dan tersusun atas pembuluh-rnikro protein yang dapat berkontraksi yang tersusun membujur dan terletak memanjang dari kutub ke kutub. (Pembuluh-mikro ialali tabung-tabung submikroskopik tak bercabang yang bila diperiksa dengan mikroskop elektron (EM), tampak dalam kelompok-kelompok di dalam sitoplasma semua sel eukariotik.

Advertisement

 

 

Advertisement