Advertisement

Phaeophyta — Ganggang Cokelat, Phaeophyta, atau ganggang cokelat, biasanya dicirikan oleh tiga sifat yang tertera pada Tabel 2.1, yaitu: (1) adanya pigmen cokelat, yaitu fukoxantin, yang menutupi warna hijau pigmen fotosintesisnya, klorofil a dan c; (2) basil fotosintesis terhimpun dalam bentuk laminarin (diberi nama menurut marga Laminaria); dan (3) adanya sebuah flagel pecut dan sebuah flagel pecut berjumbai pada garnet jantan berflagel dua, satusatunya bagian yang dapat bergerak pada daur hidupnya; flagel-flagel itu muncul dari sisi sel.

Kelompok ini hampir seluruhnya hidup di laut, dan anggota-anggotanya berkisar dari yang berfilamen bercabang sederhana sampai gulma laut yang kompleks, seperti Sargas-sum, yang kerumitan organisasinya melebihi ganggangganggang lain, dan tentu saja melebihi juga banyak tumbuhan darat. Tipe-tipe yang bersel tunggal dan yang berkoloni tidak dijumpai. Uraian singkat mengenai Sargassum akan diberikan untuk melukiskan tipe parenkim talus yang diperkan oleh gulma laut cokelat, yang merupakan contoh organisasi struktural paling kompleks yang dicapai oleh ganggang. buhan yang hidup sepanjang pesisir Guinea dan Hindia Barat kadang-kadang terapung-apung ke laut dan di bawa ke arah timur laut oleh Arus Teluk (Gulf Stream) ke Laut Sargasso. Laut Sargasso merupakan suatu bentangan vegetasi seragam terluas di dunia, dan barangkali bentangan vegetasi ini telah hadir jutaan tahun. Di atas dan di dalam permadani terapung Sargassum ini hidup berbagai jenis hewan (udang, kepiting, keong, dan ikan-ikan kecil) yang memakan gulma atau saling memakan antarsesamanya, bahkan makan hidroid yang membetis (encrusting hydroids) dan polizoa yang tumbuh di atas gulma ini.

Advertisement

Walaupun ganggang cokelat ini memiliki organisasi ba-daniah yang lebih kompleks daripada ganggang lain, gang-gang ini bukan merupakan tumbuhan yang telah berhasil berkolonisasi pada lahan kering. Alasan kesimpulan ini ialah bahwa kombinasi pigmen-pigmen fotosintesis, sifat cadangan karbohidratnya dan pembentukan flagel pada tahap-tahap perkembangbiakannya berbeda dengan yang dijumpai pada kelompok tumbuhan darat mana pun.

 

Advertisement