Advertisement

PERISTIWA CHERNOBYL  adalah terbakarnya reaktor nuklir berkekuatan 1.000 megawatt di Chernobyl, Kiev, Uni Soviet tanggal 26 April 1987. Kekuatan reaktor ini sekitar 33 kali kekuatan reaktor nuklir Indonesia di Serpong. Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Chernobyl dibangun tahun 1972, dan menggunakan sistem reaktor air bertekanan (PWR, Pressured Water Reactor).

Sistem PWR ini dinilai memiliki kelemahan, di samping mediatornya yang terbuat dari grafit. Pelindung reaktor yang sekarang banyak digunakan berupa baja dan beton, serta sistem cadangan listrik berlapis- lapis. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko kebocoran semaksimal mungkin. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, kecelakaan di reaktor nuklir Chernobyl disebabkan oleh tidak berfungsinya aliran listrik yang menggerakkan pompa pendingin, sementara listrik cadangan pun gagal dihidupkan. Hal ini menyebabkan suhu reaktor naik dengan hebat, sehingga panas yang dilepaskan oleh batang-batang uranium memanaskan pelindung reaktor yang terbuat dari grafit. Grafit ini dirancang hanya tahan sampai suhu 550°C, padahal bila pendingin tidak bekerja, suhu reaktor naik menjadi sekitar 2.000°C, sehingga ke-bakaran tidak dapat dihindari lagi.

Advertisement

Pada saat kebakaran ini terjadi, radiasi di sekitarnya mencapai 200 roentgen, padahal hanya tingkat radiasi di bawah 20 roentgen sajalah yang tidak menimbulkan dampak membahayakan tubuh manusia. Sejak peristiwa itu daerah dengan radius 30 kilometer dari pusat kecelakaan dinyatakan sebagai daerah bahaya karena semua benda, binatang, dan manusia yang berada di situ dipastikan terkena radiasi berintensitas tinggi. Kemudian diambil kebijaksanaan mengosongkan daerah dalam radius 130 kilometer.

Musibah Chernobyl ini menimbulkan dampak terhadap manusia dan lingkungannya secara menyeluruh. Akibatnya, diperkirakan 100 ribu orang terancam kanker akibat radiasi dalam tingkat berbahaya. Tanaman pangan di daerah bahaya dihancurkan. Sumur-sumur ditutup. Sungai Dnieper, yang mengalir di sebelah PLTN dan menjadi sumber air minum kota Kiev, tercemar. Adanya awan yang tercemar oleh radiasi juga telah menimbulkan ketakutan di beberapa negara yang berada di sebelah barat Uni Soviet. Angin bertiup ke arah barat dan awan yang teradiasi terbawa menjadi hujan yang jatuh di Swedia, Denmark, Cekoslowakia, Austria, dan juga Inggris. Dicemaskan hujan tersebut juga mencemari lingkungan jatuhnya

Advertisement