Advertisement

Perbungaan, Sebatang tumbuhan dapat menghasilkan bunga satu-satu di ujung pucuk utama atau di ujung pucuk cabang dan muncul di ketiak daun sejati. Tumbuhan seperti itu jarang ada dan pada sebagian besar tumbuhan bunga mengelompok sebagai suatu pucuk berbunga, yang disebut perbungaan (inflorescence). Seperti halnya batang vegetatif, batang berbunga juga memperkan percabangan monopodial atau simpodial. Menurut pola percabangannya, perbungaan dibagi menjadi dua tipe utama yaitu tandan ‘raceme) dan payung menggarpu (cyme).

Pada perbungaan tandan poros utamanya tidak berakhir dengan setangkai bunga, tetapi terus tumbuh dan bungabunga muncul dari cabang samping (yaitu percabangan monopodial). Bunga mekar berturut-turut dari bawah ke atas, atau jika poros perbungaan pendek dan mendatar, dari yang terluar ke dalam. Tipe-tipe berikut dapat dijumpai pada perbungaan tandan (6.8). Jika bunga-bunga terpisah oleh ruas yang jelas, perbungaan itu berupa tandan jika bunga itu bertangkai, atau bulir (spike) jika bunga-bunga itu duduk (tanpa tangkai bunga). Tongkol (spadix) adalah bulir yang poros perbungaannya tebal dan berdaging; dan dapat di ielas pada talas-talasan. Jika poros utama perbungaan tidak memanjang sehingga gagang masing-masing bunga muncul dari titik yang sama di ujung tangkai perbungaan, perbungaan itu disebut payung (umbel), dengan bunga yang tertua dari rangkaian itu terletak di luar dan yang termuda di tengah. Bongkol (capitulum) atau kepala memiliki bunga duduk yang banyak dan tersusun rapat yang muncul dari puncak tangkai perbungaan yang mendatar dan melebar ke samping. Seperti halnya pada payung, bunga tertua juga terdapat di bagian terluar dan yang termuda di tengah. Bongkol merupakan perbungaan yang khas dijumpai pada semua anggota suku besar Compositae, yang bongkol-tunggalnya sering tampak seperti (dan sering keliru disebut) sekuntum bunga, sebab bunga-bunga di sekeliling pinggiran perbungaan mirip daun makota. Pada beberapa perbungaan tandan poros utama perbungaannya tak berbunga; yang berbunga adalah perbungaan lateralnya dan perbungaan yang terbentuk disebut tandan majemuk. Jadi payung majemuk adalah payung yang tersusun atas payung-payung dan tandan majemuk atau malai (panicle) adalah tandan yang dibentuk oleh tandan-tandan.

Advertisement

Pada perbungaan payung menggarpu poros utamanya berakhir dengan sebuah bunga yang mekar terdahulu, dan pertumbuhan berikutnya diganti oleh pertumbuhan sekunturn atau lebih bunga lateral, yang masing-masing berperilaku sama. Cabang lateral menggantikan poros tetua dan berisi bunga yang lebih muda daripada bunga yang muncul pada poros tetua itu. Jika setiap poros perbungaan hanya memiliki satu cabang, perbungaan itu disebut payung menggarpu tunggal atau monokasium (monochasium), tetapi jika setiap cabang menghasilkan dua cabang lain (biasanya berhadapan), disebut dikasium (dichasium). Pada dikasium efek-atasmengatasi yang sinambung dari poros tetua oleh cabangcabang menjadikan bentuk perbungaan berupa runjung.

 

Advertisement